alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Kaget Lihat Rumah Tetangga Terbakar, Pria Lansia di Padang Meninggal Mendadak

Riki Chandra Selasa, 21 September 2021 | 13:15 WIB

Kaget Lihat Rumah Tetangga Terbakar, Pria Lansia di Padang Meninggal Mendadak
Kebakaran 5 unit rumah di Kota Padang. [Dok.Istimewa]

Seorang pria lanjut usia (lansia) di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dilaporkan meninggal mendadak saat menyaksikan rumah tetangganya terbakar.

SuaraSumbar.id - Seorang pria lanjut usia (lansia) di Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar) dilaporkan meninggal mendadak saat menyaksikan rumah tetangganya terbakar. Seperti diketahui, kebakaran hebat yang menghanguskan 5 unit rumah terjadi di Gang Mandala, Kelurahan Kampung Lapai, Kecamatan Nanggalo, Kota Padang, Selasa (21/9/2021).

Kabar meninggalnya salah satu warga itu dibenarkan Kapolsek Nanggalo AKP Suyanto. Dia memastikan, korban meninggal bukan karena terbakar, namun diduga karena terkejut melihat api yang membara melahap rumah tetangganya.

"Korban berisial A (72) shock dan terjatuh. Korban dilarikan ke rumah sakit dan akhirnya meninggal dunia," katanya.

Terkait kebakaran rumah itu sendiri, Suyanto mengaku masih melakukan penyelidikan dan memastikan penyebab serta kerugian akibat kebakaran itu.

Baca Juga: 5 Unit Rumah di Kota Padang Ludes Terbakar, 15 KK Mengungsi

"Untuk kerugian belum bisa dipastikan, kami masih menyelidiki penyebab kebakaran itu," imbuhnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Dedi Henidal mengatakan, sebanyak 5 unit rumah ludes terbakar terdiri dari 3 rumah permanen, 1 rumah semi permanen dan 1 rumah kayu.

"Ya, kami mendapat laporan dari warga pada pukul 09.52 WIB, dan tiba lima menit pasca kebakaran," katanya.

Dalam melakukan pemadaman, kata dia, sebanyak 12 unit armada dengan 62 petugas. Kemudian api berhasil dipadamakan dalam kurun waktu sekitar 40 menit.

"Berdasarkan data sementara, sebanyak 15 KK mmngalami dampak dan saat ini mengungsi sudah mengungsi," imbuhnya.

Baca Juga: Covid-19 Melandai, Kota Padang Bakal Gelar Sekolah Tatap Muka Rabu Besok

Dedi mengaku mengalami kendala dalam proses pemadaman dikarenakan warga masih menjadikan peristiwa kebakaran sebagai wisata bencana.

"Lokasi kebakaran dikawasan padat penduduk. Kemudian warga yang menyaksikan menghalangi tugas pokok saat memadamkan api," katanya.

Kontributor : B Rahmat

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait