SuaraSumbar.id - Seorang menyarankan untuk tidak tidur telanjang. Alasannya karena orang rata-rata kentut hingga 25 kali dalam sehari dan itu bisa terjadi saat dia sedang tertidur.
Video pendapat dokter soal tidur telanjang ini pun viral di TikTok. Dalam klip tersebut, dokter Anthony Youn MD menjelaskan bahwa tidak higienis untuk tidur telanjang karena rata-rata orang 'kentut 15-25 kali sehari'.
"Ini bisa terjadi saat Anda tidur dan sebuah studi ilmiah membuktikan bahwa setiap kali Anda mengeluarkan gas, Anda menyemprotkan sejumlah kecil bahan tinja," katanya, dikutip dari Suara.com.
Dalam komentarnya, Anthony membuat catatan penting untuk didengar oleh laki-laki dan perempuan. 'Ia mengatakan bahwa untuk perempuan, jika dokter menyuruh tidur tanpa pakaian dalam, maka dengarkan mereka.
Baca Juga:Viral di TikTok, Dokter Ini Tidak Sarankan Tidur Telanjang
"Untuk pria, kenakan celana putih ketat Anda sebelum tidur!"
Sejak diposting, video tersebut telah dilihat lebih dari 10 juta kali dan telah menimbulkan perdebatan sengit tentang etiket kamar tidur (dan kentut).
'Tempat tidurku pilihanku,' komentar salah satu penonton.
"Masih belum meyakinkan saya," kata yang lain.
Terlepas dari pendapat Anthony, ada banyak ahli yang percaya bahwa tidur telanjang bermanfaat. Meskipun tidak ada jawaban pasti, banyak penelitian terkait di area tersebut menunjukkan keuntungan dari tidur sebentar tanpa pakaian.
Baca Juga:Bahaya Tidur Telanjang Menurut Dokter dan 4 Berita Kesehatan Menarik Lainnya
Para peneliti di University of Amsterdam menemukan bahwa menurunkan suhu kulit Anda meningkatkan kedalaman tidur dan mengurangi berapa kali Anda bangun di malam hari.
Selanjutnya, sebuah penelitian yang dilakukan oleh TheDozyOwl awal tahun ini mengambil lebih dari 2.500 sukarelawan dan meminta mereka untuk mengenakan pakaian yang berbeda atau tidur telanjang bulat.
Mereka kemudian menyelidiki siapa yang memiliki gerakan mata paling cepat (REM). Ini adalah tahap tidur di mana kita bermimpi dan membentuk ingatan.
Mereka yang tidur telanjang mencatat rata-rata tidur REM 26,5 persen. Tampaknya mereka yang tidur juga mencatat tingkat kepercayaan diri yang lebih tinggi dengan tubuh mereka.
Satu studi menemukan bahwa menghabiskan waktu telanjang benar-benar meningkatkan harga diri dan citra tubuh secara keseluruhan. Dengan semua informasi itu, tampaknya tidur telanjang atau tidak adalah pilihan pribadi.