Air Nanas Diklaim Bisa Sembuhkan Kanker, Ini Faktanya

Minum air perasan nanas diklaim bisa membantu pasien kanker untuk sembuh. Narasi itu beredar di media sosial.

Riki Chandra
Minggu, 08 Agustus 2021 | 14:15 WIB
Air Nanas Diklaim Bisa Sembuhkan Kanker, Ini Faktanya
Ilustrasi Jus Nanas (everypixel)

SuaraSumbar.id - Minum air perasan nanas diklaim bisa membantu pasien kanker untuk sembuh. Narasi itu beredar di media sosial.

Laman media sosial @Sehatyuks.id membagikan foto yang berisi informasi manfaat air nanas, yang disebut mampu membunuh sel kanker.

Air nanas dibuat dengan cara merendam buah nanas dalam secangkir air panas dan kemudian diminum.

Postingan tersebut mengatakan, air nanas panas mengubah kadar keasaman alias pH air, membuatnya menjadi air alkali yang memiliki antioksidan tinggi.

Baca Juga:Cek Fakta: Minum Air Nanas Bisa Sembuhkan Kanker?

Penjelasan

Penelusuran Suara.com menemukan bahwa klaim air nanas untuk membunuh sel kanker sudah beredar sejak tahun 2015. Pengakuan datang dari seorang perempuan bernama Candice asal Australia, yang mengidap kanker tiroid.

Disebutkan karena rutin mengonsumsi buah nanas, termasuk minum air perasannya, kanker tiroid Candice hilang secara ajaib.

Pakar onkologi Mark Simon, direktur Nutritional Oncology Research Institute di California adalah salah satu orang yang turut berjasa membantu Candice untuk sembuh.


"Buah-buahan seperti nanas mengandung campuran enzim proteolitik seperti bromelain yang dikenal sebagai penangkal kanker," jelas Simon.

Baca Juga:Cewek Sengaja Makan Nanas Muda untuk Gugurkan Kandungan, Bikin Warganet Geram

Namun penelitian terkait bromelain untuk menyembuhkan kanker masih sangat sedikit. Laman Hello Sehat menuliskan bahwa hingga saat ini, manfaat bromelain yang terbukti adalah menghambat pertumbuhan sekaligus melemahkan sel kanker, bukan membunuhnya.

Studi berbasis yang diterbitkan pada jurnal Oncology Target Therapy mengamati senyawa bromelain dalam nanas pada sel kanker dan hasilnya menunjukkan Bromelain dapat mengganggu kelangsungan hidup sel kanker dengan melemahkan MUC1, yakni protein yang melindungi permukaan sel dari patogen (bibit penyakit) mencapai ke sel. Jumlah MUC1 yang terlalu banyak, dikaitkan dengan kanker payudara, kanker ovarium, dan kanker pankreas.

Sementara itu, laman Turnbackhoax.id menulis berdasarkan pendapat dari Ketua DPP Bidang Ilmiah Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), Dr. Marudut Sitompul di laman Kompas.com, penelitian terkait nanas terhadap kanker masih butuh penelitian lebih lanjut.

Lalu terkait air alkali, Dr. Marudut mengatakan bahwa informasi tersebut keliru. Ia menjelaskan bahwa nanas memiliki pH sekitar 4 dan bersifat asam.

Apabila nanas direndam air dan difermentasi, maka bakteri lactic acid akan masuk ke dalamnya dan membuatnya menjadi semakin asam.

Proses perendaman nanas inilah yang bisa jadi dimaksudkan untuk membuatnya memiliki kadungan antioksidan tinggi seperti cuka apel.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini