facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Rumah Sakit Covid-19 di Irak Terbakar, 50 Orang Tewas

Riki Chandra Selasa, 13 Juli 2021 | 14:16 WIB

Rumah Sakit Covid-19 di Irak Terbakar, 50 Orang Tewas
Ilustrasi kebakaran. [shutterstock]

Jumlah korban diperkirakan akan meningkat. Sebab, proses pencarian masih berlanjut.

SuaraSumbar.id - Rumah sakit khusus Covid-19 al-Hussain di Kota Nasiriyah, Irak Selatan terbakar. Sedikitnya, 50 orang tewas dalam peristiwa nahas itu.

Jumlah korban diperkirakan akan meningkat. Sebab, proses pencarian masih berlanjut.

Dilansir dari The Guardian Selasa (13/07), 16 orang berhasil diselamatkan dari kobaran api.

“Korban meninggal karena luka bakar dan pencarian terus berlanjut,” kata Haydar al-Zamili, juru bicara otoritas kesehatan.

Baca Juga: Rumah Sakit Khusus Covid-19 di Irak Terbakar, 50 Orang Tewas

Laporan awal polisi menunjukkan adanya ledakan tangki oksigen di dalam rumah sakit. “Kobaran api membuat pasien terjebak di dalam bangsal dan tim penyelamat berusaha menjangkau mereka,” kata petugas kesehatan.

Sebelumnya pada hari Senin, kebakaran kecil terjadi di markas besar kementerian kesehatan di Baghdad, tapi api dapat diatasi dengan cepat tanpa korban jiwa.

Kebakaran di rumah sakit itu merupakan tragedi kedua tahun ini. Pada bulan April, kebakaran di rumah sakit khusus Covid-19 Baghdad menewaskan 82 orang dan melukai 110 lainnya.

Peristiwa ini dipicu oleh ledakan tabung oksigen yang disimpan dengan buruk. Menteri kesehatan saat itu, Hassan al-Tamimi, mengundurkan diri setelah kebakaran pada bulan April.

Irak yang hancur karena perang dan sanksi kini terus berjuang untuk mengatasi krisis virus corona, yang telah menewaskan 17.592 penduduknya dan menginfeksi 1,44 juta orang.

Baca Juga: RS Covid-19 di Irak Kebakaran, 42 Orang Tewas dan Puluhan Luka-luka

Peristiwa serupa juga pernah terjadi di Bangladesh di mana rumah sakit di ibu kota, Dhaka yang terbakar pada pertengahan Maret lalu.

Melansir Reuters, kebakaran tersebut terjadi saat ketiga pasien tengah berada di ruang perawatan intensif dan mengenakan ventilator.

Kasus kebakaran di Asia Tenggara sering terjadi karena buruknya penegakan hukum serta peraturan yang longgar. Bahkan, dalam beberapa tahun terakhir, kasus kebakaran di Asia Tenggara memakan hingga ratusan korban jiwa.

Sebelumnya, rumah sakit di Dhaka sedang berjuang menghadapi lonjakan baru kasus Covid-19 di bulan ini. Kasus virus corona sendiri di Bangladesh dilaporkan ada sebanyak 559.168 kasus dengan 8.571 kematian. (Suara.com)

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait