facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Pelaku Jasa Penukaran Uang Baru di Jalanan Kota Padang Mengeluh Sepi

Riki Chandra Jum'at, 07 Mei 2021 | 10:15 WIB

Pelaku Jasa Penukaran Uang Baru di Jalanan Kota Padang Mengeluh Sepi
Jasa penukaran uang baaru di jalanan Kota Padang. [Dok.Klikpositif.com]

Geliat orang menukarkan uang di pinggir jalan saat ini masih sangat sepi.

SuaraSumbar.id - Setiap jelang Lebaran, jasa penukaran uang baru selalu bermunculan di pinggir jalanan Kota Padang, Sumatera Barat.

Kondisi ini biasanya mulai ramai sepekan jelang perayaan Hari Raya Idul Fitri. Mereka berdiri dengan memegang uang sembari menawarkan kepada setiap orang yang melintas di lokasi tersebut.

Di Kota Padang, jasa penukaran uang baru ini terpantau di Jalan Sawahan, Jalan Bundo Kanduang, di Bawah Jembatan Siti Nurbaya, Jalan Gereja, Jalan Adi Negoro dan beberapa lokasi lainnya.

"Saya di sini sejak pukul 08.00 WIB pagi tadi," kata seorang pelaku jasa penukaran uang baru di Kota Padang bernama, Minang (50), dikutip dari Klikpositif.com - jaringan Suara.com, Kamis (6/5/2021).

Baca Juga: Pria Gangguan Jiwa Tewas Mengambang di Sungai Batang Kuranji Padang

Dia mengaku sudah 15 kali Lebaran menjadi pelaku penyedia jasa penukaran uang baru di Kota Padang. Namun, kondisi di tengah pandemi jauh berbeda dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

"Tahun lalu saja saya tidak melakukan penukaran uang ini," katanya.

Geliat orang menukarkan uang di pinggir jalan saat ini masih sangat sepi.

"Ini saja saya sudah berdiri sekitar empat jam, belum ada yang menukarkan uang ke saya. Kalau dibanding sebelum pandemi, ya sangat jauh lah," katanya.

Dia mengaku hanya mendapatkan keuntungan sebesar Rp 10 ribu setiap penukaran uang baru.

Baca Juga: Jelang Lebaran Ramai Jasa Penukaran Uang Baru, Apakah Termasuk Riba?

"Ini kan jasa kita yang sudah antri untuk menukarkan uang di Bank. Jadi tidak ada masalah kok, lagian orang memberikannya tidak keberatan juga," lanjutnya.

IKUTI BERITA LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait