alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Buaya Muncul di Pantai Gasan Pariaman, Warga Diminta Waspada

Riki Chandra Rabu, 03 Maret 2021 | 17:59 WIB

Buaya Muncul di Pantai Gasan Pariaman, Warga Diminta Waspada
BKSDA Resor Agam memasang spanduk larangan bagi pengunjung mendekati pantai karena pihaknya masih mencari keberadaan buaya yang muncul. [Dok.Antara]

Dia menduga, buaya muara yang ditemukan di Pantai Gasan Gadang itu merupakan individu yang sama dengan buaya yang muncul di Pantai Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Agam.

SuaraSumbar.id - Seekor buaya dikabarkan muncul di kawasan Pantai Gasan Gadang, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat. Kuat dugaan buaya itu masih individual sama yang menggegerkan pengunjung Pantai Tiku di Kabupaten Agam pada Selasa (2/3/2021).

Kepala Seksi Konservasi Wilayah I Balai Konservasi BKSDA Sumbar, Khairi Ramadhan mengatakan, buaya tersebut ditemukan warga dengan panjang mencapai 1,5 meter.

"Ditemukan sekitar pukul 12.00 WIB tadi," kata Khairi, dikutip dari Antara, Rabu (3/3/2021).

Dia menduga, buaya muara yang ditemukan di Pantai Gasan Gadang itu merupakan individu yang sama dengan buaya yang muncul di Pantai Tiku, Kecamatan Tanjung Mutiara, Agam.

Baca Juga: Geger Pemancing Inhu Digigit Buaya, Ditemukan Hanya Tinggal Potongan Kaki

"Buaya kemungkinan bergeser ke Gasan Gadang dari Tiku. Jarak Pantai Tiku ke Gasan Gadang sekitar 3-4 kilometer," katanya.

Pihaknya akan melakukan koordiasi dengan Kepala Resor KSDA Padang Pariaman. Namun, pihaknya tetap akan memantau apakah buaya itu kembali ke Tiku Selatan, Kecamatan Tajung Mutiara.

"Kita telah menyampaikan ke warga untuk tidak mengganggu apabila menemukan buaya dan segera melaporkan ke kami," katanya.

Sebelumnya, BKSDA Resor Agam telah memasang spanduk larangan bagi pengunjung untuk sementara waktu agar tidak melakukan aktivitas di dalam air atau laut.

Spanduk itu dipasang di Pantai Banda Mutiara, Pantai Pasia Tiku dan Tempat Pendaratan Ikan (TPI). "Pemasangan spanduk itu di lokasi masuk ke objek wisata tersebut," katanya.

Baca Juga: Setahun, 40 Orang Warga Padang Pariaman Meninggal Dunia Terpapar Covid-19

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait