5 Motor Gede Milik Komunitas Pengeroyok TNI di Bukittinggi Ternyata Bodong

Polda Sumbar memastikan lima motor gede milik komunitas pengeroyok anggota TNI di Bukittinggi bodong.

Riki Chandra
Selasa, 22 Desember 2020 | 15:37 WIB
5 Motor Gede Milik Komunitas Pengeroyok TNI di Bukittinggi Ternyata Bodong
Motor gede milik HOG Siliwangi Bandung Chapter yang ditahan Polda Sumbar. [Suara/Istimewa]

SuaraSumbar.id - Lima motor gede (moge) milik Komunitas Harley Owners Group (HOG) Siliwangi Bandung Chapter dipastikan bodong alias tidak memiliki surat resmi kendaraan. Hal itu dinyatakan pihak Kepolisian Daerah (Polda) Sumatera Barat (Sumbar) yang telah merampungkan penyelidikan terkait status lima moge tersebut

"Memang lima unit kendaraan ini tidak memiliki surat-surat," kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Sumbar, AKBP Joko Sadono ketika menggelar jumpa pers, Selasa (22/12/2020).

Menurutnya, Polda Sumbar akan bekerja sama dengan Bea Cukai Pusat untuk melakukan penyidikan lebih lanjut terkait moge bodong tersebut.

"Bea Cukai Pusat untuk penyidikkan yang berkaitan dengan undang-undang Kepabeanan. Kami menduga masuknya kendaraan itu tidak memenuhi persyaratan," katanya.

Baca Juga:Polisi Pastikan 5 Moge HOG Siliwangi Chapter Bandung Bodong

Lima moge bodong itu berjenis Harley Davidson. "Kelima unit tanpa surat-surat lengkap sama sekali, itu semua jenis Harley Davidson," bebernya.

Joko menyebutkan dalam proses penyidikkan terkait pemilik kendaraan, akan diserahkan sepenuhnya ke Bea Cukai Pusat. Pihaknya akan segera melimpahan perkara lima kendaraan ini ke Bea Cukai Pusat.

"Kami lakukan pemberkasan nanti, penyidik dari Bea Cukai. Karena di sana undang-undang khusus. Kami sudah koordinasi dengan Bea Cukai Pusat. Tinggal pelimpahan surat," katanya.

Seperti diketahui, kasus ini berawal dari penganiayaan yang dilakukan anggota HOG Siliwangi Bandung Chapter terhadap dua prajurit TNI yang berdinas di Kodim 0304/Agam. Korban mengalami luka di bagian bibir atas serta bengkak di kepala sebelah kiri belakang dan memar pada pinggang kiri.

Peristiwa penganiayaan ini terjadi di Jalan Raya depan konter Handphone Simpang Tarok, Kecamatan Guguk Panjang, Kota Bukittinggi pada 31 Oktober 2020. Aksi kekerasan yang dilakukan rombongan moge ini juga viral di media sosial.

Baca Juga:5 Moge Rombongan Penganiaya TNI AD di Sumbar Berdokumen Palsu

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini

Tampilkan lebih banyak