Suhardiman
Rabu, 15 April 2026 | 12:28 WIB
Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad saat memberikan penjelasan soal rombongan Arteria Dahlan berhenti dan foto-foto di tikungan Sitinjau Lauik. [Ist]
Baca 10 detik
  • Rombongan Arteria Dahlan berhenti di tikungan Sitinjau Lauik, Sumatera Barat, pada 6 April 2026 saat kunjungan kerja.
  • Miskomunikasi komunikasi komunikasi dan situasi lalu lintas memicu pengemudi berhenti hingga penumpang turun untuk berfoto bersama.
  • Kapolres Solok Kota sedang melakukan pemeriksaan awal guna menindaklanjuti dugaan pelanggaran prosedur tetap oleh petugas pengawalan rombongan.

SuaraSumbar.id - Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad menjelaskan kronologi insiden berhentinya rombongan Arteria Dahlan di tikungan ektrem Sitinjau Lauik, yang belakangan viral di media sosial dan mejadi sorotan publik.

Mas’ud mengatakan peristiwa berlangsung pada 6 April 2026 sekitar pukul 09.00 WIB. Saat itu rombongan bergerak dari Kota Padang menuju Kota Solok, Sumatera Barat, untuk kenjungan kerja.

"Pada pukul 09.00 WIB, saat perjalanan menuju Kota Solok, ada berhenti di kelok Sitinjau Lauik," katanya, dalam konfrensi pers, kemarin.

Sebelum tiba di lokasi, sempat terjadi komunikasi antara pihak PT Pusri Palembang dengan petugas Patroli Pengawal (Patwal) untuk rencana berhenti di kawasan atas Sitinjau Lauik. Namun, komunikasi terputus akibat koneksi jaringan, sehingga terjadi miskomunikasi.

Saat rombongan memasuki tikungan Sitinjau Luik, terdapat kendaraan dari arah berlawanan. Hal ini membuat rombongan mengurangi kecepatan kendaraan untuk mengambil posisi berbelok.

Dalam situasi tersebut, kata Mas'ud, kendaraaan justru berhenti dan para penumpang malah turun dari mobil dan melakukan foto-foto di tikungan Sitinjau Lauik.

"Saat rombongan akan berbelok di tikungan Sitinjau Lauik, karena ada kendaraan dari arah berlawanan, jadi kendaraan patroli kami bukan bermaksud berhenti di situ. Cuma mengambil awalan ke kanan untuk melakukan belokan," ujarnya.

"Namun saat kecepatan kendaraan dikurangi, rombongan berhenti dan keluar dari mobil. Pemahaman anggota saat itu, biasanya ada rombongan berhenti untuk memberikan minuman," sambungnya.

Melihat hal tersebut, anggota polisi yang melakukan pengawalan secara inisiatif mengatur arus lalu lintas. Situasi lalu lintas saat kejadian juga relatif sepi.

Baca Juga: Buntut Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Sitinjau Lauik, Kapolres Solok Kota Minta Maaf

"Arus lalu lintas pada saat itu sepi tidak begitu banyak kendaraan," jelasnya.

Meskipun demikian, Mas’ud menegaskan bahwa peristiwa tersebut masih dalam tahap pemeriksaan awal. Jika terjadi pelangaran SOP yang dilakukan anggotanya maka akan dilakukan tindakan sesuai aturan.

"Ini baru pemeriksaan awal. Kalau seandainya dalam pemeriksaan lanjutan ada SOP yang dilanggar kami akan melakukan tindakan sesuai aturan," katanya.

Load More