- Rombongan komisaris PT Pusri termasuk Arteria Dahlan berfoto di tikungan Sitinjau Lauik pada 6 April 2026.
- Kapolres Solok Kota meminta maaf atas insiden viral tersebut yang melibatkan pengawalan oleh anggotanya di lapangan.
- Dua anggota polisi yang melakukan pengawalan kini sedang menjalani pemeriksaan Propam terkait potensi pelanggaran prosedur operasional.
SuaraSumbar.id - Kapolres Solok Kota AKBP Mas’ud Ahmad menyampaikan permintaan maaf terkait video viral rombongan kendaraan yang dikawal anggota polisi berhenti dan foto-foto di tikungan ektrem Sitinjau Lauik, Kota Padang, Sumatera Barat.
Permintaan maaf disampaikan Mas'ud setelah insiden tersebut menuai kritik tajam publik karena dinilai membahayakan pengguna jalan.
Diketahui rombongan yang melakukan foto bersama itu merupakan jajaran Komisaris PT Pupuk Sriwidjaja (Pusri) Palembang, salah satunya adalah Arteria Dahlan.
Arteria diketahui merupakan politisi PDI Perjuangan (PDIP) sekaligus mantan anggota DPR.
"Pengawalan yang dilakukan oleh Polres Solok Kota kami mengucapkan permintaan maaf," kata Mas,ud, Rabu, 15 April 2026.
Anggota yang melakukan patroli dan pengawalan (patwal) rombongan adalah Briptu SAN dan Bripda SA. Mereka sudah diperiksa Propam atas insiden tersebut.
Mas,ud mengungkapkan kejadian ini akan jadi evaluasi bagi internalnya untuk lebih baik ke depan.
"Sekali lagi, kami mohon maaf atas nama Polres Solok Kota, atas mungkin viral, mungkin gambaran tidak elok dilihat di media sosial," ujarnya.
Kapolres Solok Jelaskan Kronologi
Mas,ud menjelaskan pengawalan yang dilakukan oleh anggotanya terjadi pada 6 April 2026. Rombongan akan ke Kota Solok dari Padang untuk kunjungan kerja.
"Pada pukul 09.00 WIB, saat perjalanan menuju Kota Solok, ada berhenti di kelok Sitinjau Lauik. Di mana awal mula kejadian pada saat rombongan menuju Kota Solok, tepatnya mendekati Sitinjau Lauik ada koordinasi di perjalanan antara salah satu pihak PT Pusri Palembang kepada pengawal untuk berhenti di atas," ungkapnya.
Namun, lanjut Mas,ud, komunikasi antara pihak PT Pusri Palembang dengan anggota yang melakukan pengawalan terputus akibat koneksi jaringan. Sehingga terjadi miss komunikasi.
"Dan pada saat rombongan ini akan berbelok di tikungan Sitinjau Lauik, karena ada kendaraan dari arah berlawanan, jadi kendaraan patroli kami bukan bermaksud berhenti di situ. Cuma mengambil awalan ke kanan untuk melakukan belokan," imbuhnya.
"Namun saat kecepatan kendaraan dikurangi, rombongan ini berhenti dan keluar dari kendaraan. Di sini terjadi miss komunikasi yang tadinya mungkin perkiraan kami pada saat itu, yang biasanya dilakukan di tikungan itu menjadi kebiasaan setiap rombongan memberikan sesuatu seperti minuman, itu pemahaman anggota saat itu. Namun yang terjadi, rombongan keluar kendaraan langsung foto-foto," sambungnya.
Mas,ud menyebutkan anggota kemudian secara inisiatif turun dari kendaraan patwal melakukan pengaturan lalu lintas.
Berita Terkait
-
Karhutla Bakar 2.300 Hektare Suaka Margasatwa Padang Sugihan
-
Semen Padang Jadi Korban Terakhir, Persija Kirim Ancaman untuk Borneo FC
-
Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat
-
Viral Miss Norwegia Keturunan Padang Jadi Guru dan Berpose Depan Ompreng MBG
-
Bobol 5 Toko HP, 3 Anak di Padang Pakai Uang Curian untuk Beli Motor
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Ingin Pensiun Nyaman? Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo
-
45 Kuda Raih Podium di IHR Merdeka Cup 2026, Disaksikan 18.000 Pengunjung
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM