- Bandara Internasional Minangkabau melayani 47 penerbangan pada 15 April 2026, yang terdiri dari 24 kedatangan dan 23 keberangkatan.
- Rute penerbangan menuju Jakarta menjadi jalur paling dominan dibandingkan rute domestik maupun internasional lainnya di bandara tersebut.
- Pihak pengelola memastikan seluruh operasional penerbangan berjalan lancar melalui koordinasi optimal bersama maskapai dan berbagai pihak terkait.
SuaraSumbar.id - Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau (BIM) pada Rabu, 15 April 2026, terpantau sangat sibuk. Bandara utama di Sumatera Barat tersebut melayani 47 pergerakan pesawat dalam sehari, terdiri dari 24 penerbangan kedatangan dan 23 keberangkatan.
Rute Padang-Jakarta masih menjadi jalur paling dominan dengan frekuensi penerbangan tertinggi sepanjang hari.
Maskapai seperti Garuda Indonesia, Citilink, Lion Air, Super Air Jet, dan Pelita Air secara rutin melayani rute tersebut untuk memenuhi kebutuhan mobilitas masyarakat.
Selain penerbangan domestik, BIM juga melayani sejumlah rute internasional dan regional seperti dari Kuala Lumpur, Singapura, Batam, Medan, Mukomuko, hingga Gunungsitoli.
Rute Jakarta Masih Mendominasi Penerbangan
Branch Communication & CSR Department Head BIM, Feni Lindriany, menyebutkan bahwa tingginya frekuensi penerbangan menunjukkan mobilitas masyarakat yang tetap tinggi dari dan menuju Sumatera Barat.
Menurut Feni Lindriany, sebagian besar pergerakan pesawat masih didominasi oleh penerbangan ke Jakarta.
“Bandara Internasional Minangkabau melayani total 47 pergerakan pesawat yang terdiri dari 24 kedatangan dan 23 keberangkatan. Mayoritas masih didominasi rute Jakarta,” kata Feni melansir Antara.
"Sementara penerbangan internasional ke Kuala Lumpur dan Singapura juga berjalan normal sesuai jadwal," sambungnya.
Jadwal Kedatangan dan Keberangkatan
Untuk jadwal kedatangan, penerbangan pertama tiba dari Kuala Lumpur melalui Air Asia nomor penerbangan AK 403 pada pukul 07.30 WIB.
Sedangkan penerbangan terakhir dijadwalkan tiba dari Medan menggunakan Super Air Jet IU 863 pada pukul 20.40 WIB.
Adapun untuk jadwal keberangkatan, penerbangan pertama berangkat menuju Jakarta menggunakan Lion Air JT 353 pada pukul 06.05 WIB. Penerbangan terakhir dijadwalkan berangkat menuju Jakarta melalui Citilink Indonesia QG 955 pada pukul 20.05 WIB.
Pihak bandara terus memastikan operasional penerbangan berjalan lancar serta pelayanan kepada penumpang tetap optimal.
“Kami terus berkoordinasi dengan seluruh maskapai dan stakeholder untuk memastikan pelayanan kepada penumpang tetap optimal, mulai dari proses check-in, keamanan, hingga keberangkatan dan kedatangan,” katanya.
Berita Terkait
-
EASA Keluarkan Peringatan Penerbangan Komersil di Udara Bahrain, Qatar, Kuwait, dan UEA
-
Kondisi di MAN 3 Padang Pascaledakan Bom Rakitan
-
Apresiasi Pelanggan Setia, Citilink Serahkan Hadiah Mobil Hybrid dan Tiket Gratis
-
Tradisi Hoyak Tabuik 2026 Kembali Meriahkan Pantai Gandoriah Pariaman
-
Kemegahan Budaya Ranah Minang Tersaji di Festival Minangkabau 2026
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen
-
Polisi Ungkap Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Korban Bullying