- Video klaim Prajogo Pangestu bagi uang terdeteksi rekayasa kecerdasan buatan.
- Analisis Hive Moderation menunjukkan probabilitas konten AI mencapai 99,9 persen.
- Tidak ada sumber kredibel membenarkan klaim pembagian uang tersebut.
SuaraSumbar.id - Beredar klaim konglomerat Prajogo Pangestu bagi-bagi uang lewat Facebook yang menghebohkan media sosial. Sebuah akun Facebook bernama “Prajogo Pangestu Berbagi Bantuan Real” mengunggah video yang menyebut pengusaha tersebut membagikan bantuan uang tunai kepada masyarakat.
Narasi dalam video itu mengklaim bahwa Prajogo Pangestu bagi-bagi uang lewat Facebook dengan nominal Rp20 juta kepada siapa saja yang menemukan unggahan tersebut.
Dalam video itu juga disebutkan bahwa penerima cukup mengikuti akun dan membagikan unggahan untuk mendapatkan uang.
Konten yang menyebut Prajogo Pangestu bagi-bagi uang lewat Facebook itu mulai ramai dibicarakan warganet sejak Sabtu (27/12/2025). Dalam video tersebut, muncul narasi berikut:
“HALO SEMUA PERKENALKAN SAYA ADALAH PRAJOGO PANGESTU KATA ORANG SAYA ADALAH ORANG TERKAYA NOMOR SATU DI INDONESIA DAN KATANYA SAYA TIDAK PERNAH BERBAGI BAIK UNTUK KAMU HARI INI YANG MENEMUKAN POSTINGAN SAYA-SAYA AKAN MEMBERIKAN 20.000.000 GIMANA CARANYA FOLLOW DAN SHARE SAJA KAMU BISA MENDAPATKAN 20.000.000 KARENA TIDAK SEMUA ORANG MENEMUKAN VT INI JADI JIKA KAMU MENEMUKAN DAN SUDAH FOLLOW SHARE SAYA AKAN LANGSUNG KASIH KAMU SAYA PRAJOGO PANGESTU AKAN MENEPATI JANJI”
Unggahan tersebut juga dilengkapi keterangan yang mengajak pengguna menghubungi pengunggah melalui pesan pribadi.
“Assalamualaikum Saya PRAJOGO PANGESTU Pengusaha Terkaya Nomor 1 Di Indonesia Saya Ingin Berbagi Rejeki 20 Juta Kepada Masyarakat Indonesia Bagi Yg Membutuhkan/ minat serius langsung inbox Messenger
saya prajogo Pangestu ingin berbagi rezeki 20Jt ke orang yang membutuhkan di seluruh indonesia di manapun itu saya bantu tanpa terkecuali”
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Tim Cek Fakta TurnBackHoax menelusuri kebenaran video yang menyebut Prajogo Pangestu bagi-bagi uang lewat Facebook tersebut.
Dari pengamatan awal, ditemukan indikasi penggunaan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI). Hal itu terlihat dari ketidaksesuaian antara gerakan mulut pada video dengan audio yang terdengar.
Untuk memastikan, video tersebut dianalisis menggunakan alat pendeteksi AI, Hive Moderation. Hasil analisis menunjukkan bahwa video itu merupakan hasil rekayasa kecerdasan buatan dengan probabilitas mencapai 99,9 persen.
Selain itu, tim pemeriksa fakta juga melakukan penelusuran menggunakan kata kunci terkait klaim Prajogo Pangestu bagi-bagi uang lewat Facebook di mesin pencarian Google.
Hasilnya, tidak ditemukan informasi dari sumber kredibel yang menyebut pengusaha tersebut membagikan uang melalui media sosial.
Berdasarkan hasil pemeriksaan tersebut, konten yang beredar dipastikan merupakan konten tiruan atau impostor content yang memanfaatkan identitas tokoh publik.
Berita Terkait
-
Kemenkes Libatkan NU dan Muhammadiyah, Lawan Hoaks Vaksin yang Masih Marak
-
Cek Fakta: Benarkah Kemarau 2026 di Indonesia Jadi Terparah dan Terburuk dalam 30 Tahun?
-
Trauma Rumah Dijarah, Uya Kuya Bikin Sayembara Rp1 Juta Buru Pelaku Hoaks Dapur MBG
-
Wamenkomdigi: Generative AI Bikin Lansia Bingung, Konten Rekayasa Wajib Watermark
-
Cek Fakta: Benarkah Aktor Roger Danuarta Kecelakaan Motor?
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bea Cukai Sita 24 Botol Arak Bali Tanpa Pita Cukai di Aceh Besar
-
Remaja Putri Belum Haid Sampai Usia 14 Tahun, Normal atau Berbahaya? Ini Penjelasan Dokter
-
Haji Tanpa Kulit Terbakar, Sunscreen SPF 5080 Bantu Jemaah Atasi Paparan Sinar Matahari
-
Gantikan Orang Tua yang Wafat, Latifa Jadi Calon Haji Termuda dari Padang
-
Tak Perlu Khawatir! Stok Beras Aceh Aman hingga 2027