-
Semen Padang FC hadapi PSBS Biak dalam laga hidup mati.
-
Pertandingan menentukan nasib Kabau Sirah keluar dari zona degradasi.
-
Debut Imran Nahumarury diuji saat Semen Padang FC krusial.
SuaraSumbar.id - Pertandingan Semen Padang FC melawan PSBS Biak dipastikan menjadi laga krusial pada lanjutan BRI Super League musim 2025/2026.
Duel yang digelar di Stadion Maguwoharjo, Bantul, Yogyakarta, Senin (9/3/2026) malam ini disebut sebagai laga “hidup mati” bagi Semen Padang FC dalam upaya keluar dari zona degradasi.
Memasuki pekan ke-25 BRI Super League, Semen Padang FC masih terjebak di posisi juru kunci klasemen sementara.
Situasi tersebut membuat pertandingan melawan PSBS Biak menjadi momentum penting bagi tim Kabau Sirah untuk menjaga peluang bertahan di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Selain menentukan posisi di papan bawah klasemen, laga Semen Padang FC kontra PSBS Biak juga menjadi debut penting bagi pelatih baru Imran Nahumarury.
Mantan pelatih yang sebelumnya sukses membawa Malut United finis di peringkat ketiga musim lalu itu kini menghadapi tantangan berat menyelamatkan Semen Padang FC dari ancaman degradasi.
Pertandingan ini menjadi awal yang tidak mudah bagi Imran Nahumarury. Pelatih kelahiran Tulehu, Maluku tersebut ditargetkan mampu memperbaiki performa tim yang hingga pekan ke-25 masih berada di dasar klasemen BRI Super League.
Di sisi lain, duel ini juga tidak kalah menarik dibandingkan laga lain yang berlangsung pada waktu bersamaan, seperti pertandingan Persib Bandung yang menjamu Persik Kediri.
Jika laga Persib berpengaruh pada perebutan puncak klasemen, maka pertandingan Semen Padang FC melawan PSBS Biak justru menentukan nasib tim-tim papan bawah untuk keluar dari zona merah.
Saat ini, PSBS Biak berada di peringkat ke-16 klasemen dengan koleksi 18 poin dari 24 pertandingan, hasil empat kemenangan, enam kali imbang, dan 14 kekalahan.
Sementara itu Semen Padang FC berada di posisi ke-18 atau juru kunci dengan 17 poin dari 24 pertandingan, mencatat empat kemenangan, lima kali imbang, dan 15 kekalahan.
Bagi Kabau Sirah, kemenangan dalam laga ini menjadi sangat penting. Jika berhasil meraih tiga poin, Semen Padang FC berpeluang menyalip PSBS Biak sekaligus memperbaiki posisi klasemen sementara.
Meski demikian, perjuangan Semen Padang FC untuk keluar dari zona degradasi tidak hanya bergantung pada laga ini. Tim tersebut juga masih harus mengejar perolehan poin Madura United dan Persijap Jepara yang sama-sama mengoleksi 20 poin.
Selain perebutan poin, publik juga menantikan strategi yang akan diterapkan Imran Nahumarury dalam pertandingan ini. Pelatih tersebut masih mengandalkan materi pemain peninggalan pelatih sebelumnya, Dejan Antonic.
Dalam beberapa pertandingan terakhir, lini serang Semen Padang FC menjadi salah satu sektor yang mengalami kendala. Hal itu menjadi pekerjaan rumah bagi Imran Nahumarury untuk menemukan formula baru agar timnya mampu tampil lebih efektif.
Berita Terkait
-
Persija Jakarta Cuma Menang Tipis, Van Basty: 1-0 atau 10-0 Sama Saja
-
Laga Tandang ke Sleman, Maxwell Souza Tegaskan Persija Tak Mau Jemawa Lawan PSBS
-
Jadi Pahlawan Persib Lawan Semen Padang, Ramon Tanque Ungkap Makna Selebrasi Uniknya
-
Bali United Tak Gentar Main di GBLA, Johnny Jansen Siapkan Strategi Lumat Persib
-
Pelatih PSBS Biak Akui Timnya Kehilangan Semangat Bertanding, Gara-gara Gaji?
Terpopuler
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- 5 HP Infinix Rp3 Jutaan Spek Dewa untuk Gaming Lancar
- Tak Terima Dideportasi, WNA Cina di Sumsel Bongkar Dugaan Kejanggalan Proses Imigrasi
- 5 Pilihan Jam Tangan Casio Anti Air Mulai Rp100 Ribuan, Stylish dan Awet
- 5 Rekomendasi HP All Rounder 2026, Spek Canggih, Harga Mulai 2 Jutaan
Pilihan
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
Terkini
-
Bea Cukai Sita 24 Botol Arak Bali Tanpa Pita Cukai di Aceh Besar
-
Remaja Putri Belum Haid Sampai Usia 14 Tahun, Normal atau Berbahaya? Ini Penjelasan Dokter
-
Haji Tanpa Kulit Terbakar, Sunscreen SPF 5080 Bantu Jemaah Atasi Paparan Sinar Matahari
-
Gantikan Orang Tua yang Wafat, Latifa Jadi Calon Haji Termuda dari Padang
-
Tak Perlu Khawatir! Stok Beras Aceh Aman hingga 2027