-
BPJN pastikan Jembatan Kembar Padang Panjang berfungsi penuh saat mudik.
-
Dua jalur jembatan dibuka H-10 hingga H+10 Idul Fitri.
-
BPJN juga perkuat jalan kawasan Lembah Anai pascabencana 2025.
SuaraSumbar.id - Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Sumatera Barat (Sumbar) memastikan Jembatan Kembar Padang Panjang akan berfungsi penuh selama periode arus mudik dan arus balik Idul Fitri 1447 H/2026.
Kepastian ini disampaikan setelah dilakukan pengecekan kondisi infrastruktur pascabencana yang terjadi pada akhir 2025.
Kepala BPJN Sumbar, Elsa Putra Friandi, mengatakan Jembatan Kembar Padang Panjang saat ini masih difungsikan satu jalur.
Namun, pekerjaan pada sisi kanan jembatan telah rampung sehingga kedua jalur akan dibuka secara bersamaan dalam periode tertentu menjelang Lebaran 2026.
"Saat ini hanya difungsikan satu jembatan, namun pekerjaan di bagian kanan bornya sudah selesai, jadi nanti di H-10 sampai H+10 akan difungsikan dua-duanya," kata Elsa Putra Friandi, Sabtu (7/3/2026).
Dengan selesainya pekerjaan tersebut, Jembatan Kembar Padang Panjang dipastikan dapat dilalui kendaraan dari dua arah sekaligus selama periode H-10 hingga H+10 Idul Fitri.
Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi lonjakan kendaraan yang melintas di jalur utama penghubung wilayah Sumatera Barat.
Elsa menjelaskan, peralatan yang sebelumnya digunakan untuk pengerjaan perbaikan jembatan akan segera dipindahkan dari lokasi proyek. Hal ini dilakukan agar arus kendaraan selama masa mudik maupun arus balik tidak terganggu.
Menurutnya, secara umum kondisi Jembatan Kembar Padang Panjang tidak mengalami penurunan struktur meskipun sempat terdampak bencana pada akhir tahun 2025. Hal yang perlu menjadi perhatian saat ini hanya bagian sisi jembatan yang berpotensi mengalami gerusan dari aliran sungai.
"Untuk lalu lintas, bisa dilalui oleh kendaraan roda empat. Kemudian untuk truk seperti pengangkut bahan bakar minyak nantinya mengikuti Surat Keputusan (SK) Gubernur," katanya.
Berdasarkan hasil pengecekan BPJN Sumbar, secara struktur jembatan tersebut masih memenuhi standar jalan nasional. Infrastruktur ini dapat dilalui kendaraan dengan batas maksimal Muatan Sumbu Terberat (MST) hingga 10 ton.
Selain memastikan kesiapan jembatan, BPJN juga melakukan penanganan infrastruktur di kawasan Lembah Anai yang sebelumnya terdampak bencana.
Fokus perbaikan saat ini adalah penguatan badan jalan serta perawatan titik-titik yang berpotensi rusak.
Elsa menyebutkan seluruh titik kerusakan yang ditemukan di kawasan tersebut telah diperbaiki. Tahap selanjutnya adalah menutup lubang-lubang yang masih terdapat di badan jalan.
BPJN menargetkan proses perbaikan tersebut dapat selesai sepenuhnya pada Juli 2026 sehingga tidak ada lagi jalan berlubang di jalur tersebut.
Berita Terkait
-
Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit
-
SIG Pasok 36 Ribu Bata Interlock Untuk Percepat Huntap Sumbar
-
Elevated Road Palu Sepanjang 2,26 Km Resmi Beroperasi
-
Kementerian PU Mulai Tambal Lubang Jalan Nasional di Aceh Tamiang Pascabencana
-
Bareskrim Turunkan Tim ke Sumbar Bidik Tambang Emas Ilegal, Ada Aktor Besar yang Diincar?
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
-
Sempat Hilang Kontak, Ain Karyawan Kompas TV Meninggal dalam Kecelakaan KRL di Bekasi
-
4 Pemain Anyar di Skuad Timnas Indonesia untuk TC Piala AFF 2026, 2 Statusnya Debutan!
Terkini
-
Menteri Pariwisata Dorong Perpanjangan Runway Bandara di Mentawai
-
Opini: Menelaah Pertanggungjawaban Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar
-
Cara Mencegah Kapalan di Kaki Agar Tidak Semakin Tebal dan Menyakitkan
-
Pemkot Padang Panjang Hibah Rp 3 Miliar untuk Pemulihan Aceh
-
Tarif Air PDAM Padang Panjang Disesuaikan Setelah 16 Tahun, Apa Dampaknya bagi Pelanggan?