-
Longsor Malalak tutup jalur Padang-Bukittinggi total.
-
Material tanah batu timbun badan jalan provinsi.
-
Alat berat HKI bersihkan longsor, warga diminta waspada.
SuaraSumbar.id - Tanah longsor menutup ruas jalan provinsi Malalak jalur Sicincin-Balingka yang menghubungkan Kota Padang dengan Bukittinggi. Akibatnya, jalan alternatif Padang-Bukittinggi itu lumpuh total sejak Selasa (3/3/2026) sore.
Bencana longsor terjadi di KM 72+800, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak. Material tanah dan bebatuan menimbun badan jalan, menghalangi seluruh akses lalu lintas dari kedua arah.
Kepala Diskominfo Agam, Roza Syafdefianti, mengatakan tanah longsor Malalak menutup total badan jalan yang merupakan jalur penghubung utama masyarakat.
"Material tanah dan batu menutup badan jalan sehingga akses tersebut belum dapat dilalui kendaraan," katanya, Rabu (4/3/2026).
Lokasi longsor berada di titik jalan terban yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025. Ruas tersebut diketahui sedang dalam tahap perbaikan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) dalam beberapa minggu terakhir.
Pemerintah Kabupaten Agam langsung berkoordinasi dengan pihak PT Hutama Karya Infrastruktur yang tengah mengerjakan ruas Sicincin-Malalak-Balingka untuk segera menurunkan alat berat guna membersihkan material longsor dan membuka kembali jalur lalu lintas.
"Alat berat milik PT HKI sudah membersihkan material tanah longsor," katanya.
Roza menjelaskan, longsor terjadi akibat curah hujan yang cukup tinggi melanda wilayah tersebut dalam beberapa hari terakhir. Intensitas hujan menyebabkan kondisi tanah menjadi labil dan rentan bergerak.
Dengan kondisi tersebut, pemerintah daerah mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk sementara waktu menghindari jalur tersebut. Pengguna jalan juga diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan mengingat cuaca masih berpotensi hujan.
"Hindari melewati jalan tersebut dan tetap meningkat kewaspadaan," katanya.
Hingga kini, arus lalu lintas pada jalur alternatif masih menjadi pilihan masyarakat yang hendak melakukan perjalanan dari Padang menuju Bukittinggi maupun sebaliknya.
Pemerintah setempat terus memantau perkembangan situasi di lokasi tanah longsor Malalak guna memastikan akses jalan provinsi tersebut dapat segera kembali normal. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Longsor Intai Jakarta, BPBD DKI Petakan 9 Kecamatan Rawan
-
Longsor Jadi Peringatan, DPRD DKI Percepat Pembenahan TPST Bantargebang
-
Jadi Tersangka, Eks Kadis LH Jakarta Asep Kuswanto Lalai Kelola Bantargebang Sejak 2024
-
Kadis LH Jadi Tersangka Longsor Bantargebang, Rano Karno: Ini Konsekuensi yang Harus Dipikul
-
Eks Kadis LH DKI Jadi Tersangka Longsor Maut Bantargebang yang Tewaskan 7 Orang
Terpopuler
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- 5 Parfum Indomaret dengan Wangi Segar Tahan Lama, Cocok Dipakai saat Cuaca Panas
- 12 Promo Makanan Hari Kartini 2026, Diskon Melimpah untuk Rayakan Momen Spesial
Pilihan
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
-
Terungkap Jalur Gelap 10 Ton Pupuk Subsidi di Sumsel, Dijual ke Pihak Tak Berhak
-
Garap Kasus Haji, KPK Panggil Ustaz Khalid Basalamah Hari Ini
Terkini
-
Remaja Putri Belum Haid Sampai Usia 14 Tahun, Normal atau Berbahaya? Ini Penjelasan Dokter
-
Haji Tanpa Kulit Terbakar, Sunscreen SPF 5080 Bantu Jemaah Atasi Paparan Sinar Matahari
-
Gantikan Orang Tua yang Wafat, Latifa Jadi Calon Haji Termuda dari Padang
-
Tak Perlu Khawatir! Stok Beras Aceh Aman hingga 2027
-
2 Calon Haji Embarkasi Padang Tertunda Berangkat karena Sakit