-
Anggot DPR RI desak percepatan pembebasan lahan Flyover Sitinjau Lauik.
-
Proyek siap anggaran, terkendala lahan dan kewenangan kehutanan.
-
Flyover solusi keselamatan dan distribusi logistik Sumatera Barat.
SuaraSumbar.id - Pembangunan Flyover Sitinjau Lauik kembali menjadi sorotan setelah Wakil Ketua Komisi VI DPR RI, Andre Rosiade, meminta pemerintah provinsi setempat segera menuntaskan persoalan pembebasan lahan.
Proyek strategis yang menghubungkan Kota Padang dan Kabupaten Solok itu dinilai sudah siap dari sisi anggaran, namun masih terhambat urusan lahan.
Andre Rosiade menegaskan, keterlambatan pembebasan lahan berpotensi mengganggu percepatan pembangunan Flyover Sitinjau Lauik yang sejak awal dirancang sebagai solusi permanen untuk kawasan rawan kecelakaan tersebut. Ia meminta pemerintah provinsi lebih serius agar proyek bernilai triliunan rupiah itu tidak berlarut-larut.
“Saya minta pemerintah provinsi agak serius lah membebaskan lahannya,” kata Andre, Rabu (21/1/2026).
Menurut Andre, proyek Flyover Sitinjau Lauik dikerjakan langsung oleh PT Hutama Panorama Sitinjau Lauik (HPSL) sebagai badan usaha pelaksana (BUP) dan disebut sudah siap secara pendanaan. Kendala utama justru berada pada pembebasan lahan yang bersinggungan dengan kewenangan Kementerian Kehutanan.
“Sekarang itu masalahnya pembebasan lahan, bukan pada Balai Jalan Nasional atau di Hutama Karya,” ucap dia.
Legislator yang salah satunya membidangi BUMN itu mengingatkan agar proyek ini tidak bernasib sama dengan pembangunan Jalan Tol Padang-Sicincin yang sempat terkendala persoalan serupa. Ia menyebut, proyek Flyover Sitinjau Lauik diperkirakan menelan biaya hingga Rp2,7 triliun dengan masa pengerjaan sekitar 2,5 tahun.
Andre juga menyinggung rencana pemerintah provinsi yang dalam waktu dekat akan kembali melakukan pembebasan lahan untuk kelanjutan pembangunan Jalan Tol Padang–Pekanbaru Seksi Sicincin–Bukittinggi. Karena itu, ia berharap pengalaman sebelumnya bisa menjadi pelajaran penting.
“Saya berharap Pemerintah Provinsi Sumbar belajar dari persoalan pembebasan lahan Jalan Tol Padang-Sicincin,” harap dia.
Secara terpisah, proyek Flyover Panorama I di kawasan Sitinjau Lauik diharapkan mampu menjawab tantangan karakteristik ekstrem jalur tersebut. Kondisi kemiringan curam, tikungan tajam, serta kerawanan bencana selama ini kerap menjadi kendala utama mobilitas masyarakat dan arus transportasi barang.
Selain untuk mengantisipasi kecelakaan lalu lintas, pembangunan Fly Over Sitinjau Lauik dengan nilai proyek sekitar Rp2,793 triliun juga ditujukan untuk mempercepat distribusi hasil bumi dan logistik dari Sumatera Barat ke berbagai provinsi tetangga. Dengan kelancaran pembebasan lahan, proyek ini diharapkan dapat segera berjalan sesuai rencana dan memberikan dampak signifikan bagi konektivitas wilayah. (Antara)
Berita Terkait
-
Tarif Lepas WNI Naik, Legislator Dorong Pemerintah Benahi Faktor Pemicu Warga Lepas Status WNI
-
Adian Napitupulu Dorong Negara Tuntaskan Persoalan Petani Sebelum Mengejar Peningkatan Produksi
-
DPR Ngaku Belum Pernah Dilibatkan Pemerintah Bahas Universitas Republik Indonesia
-
BKSAP Tutup Kaukus AIPA, Tekankan Implementasi Resolusi untuk Masyarakat ASEAN
-
DPR Dukung Nanik Tetap Awasi BGN Meski Mundur sebagai Kepala
Terpopuler
- Guru Besar UII: Publik Tak Cukup Tuntut Maaf, Layak Layangkan Mosi Tidak Percaya pada Prabowo
- Sayembara Rp10 Juta Dedi Mulyadi Dikritik UGM, Dinilai Cermin Gagalnya Negara Jamin Keamanan
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
- KPK Buka Peluang Periksa Nusron Wahid Terkait Kasus Bupati Kuansing
- Polisi Telusuri Jejak Hotman Paris di Balik Kematian Tak Wajar Pengacara Rocky Martin
Pilihan
-
Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
-
Penjaga Rumah Febrie Adriansyah Ditemukan Tewas, Mulut dan Hidung Berbusa
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
Terkini
-
Sakit Kepala Saat Bangun Tidur? Jangan Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Ini
-
Dijamin Asli, Yuk Beli Setrika Philips Online Original Hanya Di Blibli!
-
Tanam 24.000 Mangrove, BRI Peduli Perkuat Pemulihan Ekosistem Pesisir
-
Dedikasi Mantri BRI Layani Pegunungan Toraja Utara
-
Tangis Ayah untuk NH, Dugaan Perundungan yang Berulang, Bocah Kelas 3 SD Meninggal