-
Klaim Bahlil minta PLN naikan harga listrik viral media sosial.
-
Pemerintah pastikan tarif listrik Triwulan I 2026 tetap.
-
Tidak ada pernyataan resmi Bahlil terkait kenaikan token listrik.
SuaraSumbar.id - Isu Bahlil minta PLN naikan harga listrik ramai diperbincangkan di media sosial setelah sebuah unggahan di platform X menyebar luas.
Unggahan tersebut menarasikan seolah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, meminta PT PLN menaikkan harga listrik prabayar atau token agar perusahaan tidak merugi dan masyarakat “belajar menghemat arus”.
Narasi tersebut sontak menuai perhatian publik karena menyangkut kebijakan strategis yang berdampak langsung terhadap masyarakat luas.
Dalam unggahan itu tertulis, “bahlil ajak PLN menaikan harga token agar PT PLN tidak rugi dan agar rakyat belajar menghemat arus”. Klaim ini kemudian dikaitkan dengan kebijakan pemerintah di sektor energi.
Namun, benarkah Bahlil minta PLN naikan harga listrik seperti yang diklaim dalam unggahan tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta Antara, tidak ditemukan pernyataan atau kebijakan yang mendukung klaim tersebut. Hingga saat ini, tidak ditemukan pernyataan resmi dari Bahlil Lahadalia maupun dari Kementerian ESDM yang meminta atau memerintahkan PT PLN menaikkan harga token listrik.
Justru sebaliknya, Kementerian ESDM telah menyampaikan kebijakan resmi terkait tarif listrik. Pemerintah menegaskan bahwa tarif tenaga listrik Triwulan I 2026, yakni periode Januari hingga Maret, dipastikan tetap dan tidak mengalami kenaikan.
Kebijakan ini berlaku bagi pelanggan non-subsidi, sementara tarif listrik bagi pelanggan bersubsidi juga dinyatakan tetap.
“Untuk menjaga daya beli masyarakat, Pemerintah memutuskan tarif tenaga listrik Triwulan I Tahun 2026 tetap atau tidak mengalami perubahan,” kata Plt Direktur Jenderal Ketenagalistrikan Kementerian ESDM Tri Winarno, dilansir dari Antara.
Pernyataan tersebut sekaligus menegaskan bahwa isu Bahlil minta PLN naikan harga listrik tidak sejalan dengan kebijakan resmi pemerintah. Kebijakan tarif listrik yang dipertahankan ini disebut sebagai bagian dari upaya pemerintah menjaga daya beli masyarakat serta memberikan kepastian dan stabilitas ekonomi, khususnya bagi rumah tangga dan pelaku usaha pada awal 2026.
Selain itu, tidak ada dokumen, rilis pers, maupun pernyataan resmi yang menyebut adanya instruksi dari Menteri ESDM kepada PLN untuk menaikkan harga listrik prabayar. Informasi yang beredar di media sosial tersebut tidak disertai sumber valid dan tidak dapat diverifikasi kebenarannya.
Kesimpulan
Klaim Bahlil minta PLN naikan harga listrik tidak berdasar dan dikategorikan sebagai hoaks karena tidak didukung pernyataan resmi maupun kebijakan pemerintah.
Berita Terkait
-
Blackout Sumatra Dinilai Ungkap Kelemahan Sistemik Kelistrikan, PLN Didesak Audit Menyeluruh
-
Bahlil Lahadalia Digugat ke PTUN, Kebijakan Listrik Nasional Dinilai Ugal-ugalan dan Abaikan Daerah
-
Respons Bahlil Lahadalia soal Lagu 'MBG' Bikin Warganet Gemas: Enggak Paham Sarkas?
-
PT DSI Kendalikan Ekspor, ESDM Rampungkan Konsolidasi Data Pertambangan dengan Danantara
-
Liriknya Bikin Ngakak, Nama Bank BCA hingga Mandiri Ikut Dipelesetkan Jadi Lagu Pujian untuk Bahlil
Terpopuler
- Prabowo Disebut Habiskan Rp5,8 Miliar untuk Hotel di Paris, Sandhy Sondoro: Asoy Geboy Gemoy
- Budget Rp2 Juta Dapat HP Samsung Apa? Ini 3 Pilihan dengan RAM 8 GB, Kamera OIS, Layar AMOLED
- Pandji Pragiwaksono Soroti 'Pengakuan Terbuka' Prabowo Soal Keterlibatan Partai dalam Tender Negara
- Sepatu Lari Cocok untuk Jalan Kaki? Ini 3 Sepatu Terbaik Menurut Pakar Beserta Harganya
- 5 Sunscreen Lokal untuk Hempas Flek Hitam, Lengkap dengan Review dan Harganya
Pilihan
-
Kebakaran Kemayoran: Ratusan KK Terdampak, Korban Dievakuasi ke RS Hermina
-
Atma Jaya Yogyakarta Temukan Empat Mahasiswa Terlibat Kasus Riset AI, Kampus Siapkan Sanksi
-
Prabowo: Kalau Kita Lapar, Tidak Ada Bangsa Lain yang Kasihan dan Bantu
-
Prabowo Tabuh Genderang Perang: Kita Lawan Kelompok Anti Tanah Air
-
Prabowo Pidato 1 Juni 2026: Lawan Asing, Waktunya Kembali ke Ekonomi Pancasila
Terkini
-
12 Sekolah di Aceh Tengah Masih Belajar di Tenda Darurat
-
Jumlah Lansia di Sumbar Terus Meningkat, Tanah Datar Tertinggi
-
Angka Kelahiran di Sumatera Barat Turun
-
Penguatan Good Corporate Governance di BUMN Dinilai Mampu Tingkatkan Kinerja dan Akuntabilitas
-
Dengan QLola by BRI, Perusahaan Bisa Salurkan Gaji Karyawan Tanpa Harus Memproses Satu per Satu