-
Bimtek digelar untuk memperkuat pelestarian adat Minangkabau di Sumatera Barat.
-
Pemangku adat didorong menanamkan nilai budaya kepada generasi muda.
-
Kolaborasi pemerintah dan legislatif dinilai kunci menjaga adat Minangkabau.
SuaraSumbar.id - Pelestarian adat Minangkabau menjadi agenda mendesak di tengah kondisi sosial masyarakat yang sedang menghadapi tantangan serius. Berbagai fenomena sosial yang marak terjadi menjadi indikator menurunnya peran nilai adat dan budaya sebagai pegangan hidup, khususnya bagi generasi muda.
Hal itu dinyatakan Kepala Dinas Kebudayaan Sumatera Barat (Sumbar), Jefrinal Arifin, dalam kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Peningkatan Kapasitas Pemangku Adat yang digelar di Hotel Rocky, Kota Bukittinggi, Jumat (12/12/2025).
Menurut Jefrinal, kegiatan ini merupakan komitmen Pemprov Sumbar melalui Dinas Kebudayaan yang berkolaborasi dengan Anggota DPRD Sumbar Komisi V, Syofian Hendri, dalam merespons berbagai persoalan sosial yang dinilai berkaitan erat dengan melemahnya nilai adat dan budaya di tengah masyarakat.
“Narkoba, LGBT, sex bebas, tawuran antar pelajar, itu merupakan sebuah tanda bahwa nilai-nilai adat dan budaya Minangkabau yang sangat kaya sudah mulai tidak menjadi pegangan hidup bagi masyarakat kita sekarang, terutama pada generasi muda," katanya.
Jefrinal berharap para Niniak Mamak dan Bundo Kanduang dapat mengambil peran lebih aktif dalam mentransfer nilai-nilai adat kepada anak dan kemenakan di kaum maupun nagari masing-masing.
Menurutnya, penguatan budaya Minangkabau tidak bisa hanya mengandalkan seremoni, tetapi harus diwujudkan melalui pendidikan nilai yang berkelanjutan.
“Dalam transfer ilmu tersebut, kami berharap tentunya pemangku adat menyampaikan dengan cara kekinian, karena generasi saat ini sangat berbeda pola pendekatannya. Kami optimis apabila hal ini terjadi maka permasalahan ini akan bisa diselesaikan satu persatu”, katanya.
Jefrinal menekankan bahwa falsafah hidup orang Minangkabau berakar kuat pada prinsip Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah (ABS-SBK).
Nilai tersebut, kata dia, menempatkan ajaran Al Quran sebagai tuntunan utama dalam kehidupan masyarakat yang sarat dengan nilai adat Minangkabau.
“Ini adalah pekerjaan berat kita bersama, kami mesti tercipta sebuah kolaborasi yang solid diantara semua pemangku kepentingan”, harapnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Sejarah, Adat dan Nilai-Nilai Tradisi Dinas Kebudayaan Sumbar, Fadhli Junaidi, menjelaskan bahwa peserta bimtek berasal dari tiga daerah, yakni Sijunjung, Sawahlunto, dan Tanah Datar. Kegiatan berlangsung selama tiga hari, mulai 12 hingga 14 Desember 2025.
Bimtek ini menghadirkan sejumlah narasumber kompeten yang membahas berbagai aspek strategis pelestarian adat Minangkabau, mulai dari implementasi kebijakan hingga penyelesaian sengketa tanah ulayat.
Materi yang disampaikan mencakup Implementasi UU Nomor 5 Tahun 2017 Tentang pemajuan kebudayaan, peran legislatif dalam pemajuan adat dan budaya minangkabau, hingga strategi pewarisan nilai-nilai adat dan budaya kepada generasi muda.
“Mudah-mudahan dengan pelaksanaan kegiatan ini dapat mengurangi permasalahan terkait adat dan budaya yang ada ditengah-tengah masyarakat kita”, katanya.
Kegiatan ini menegaskan komitmen Dinas Kebudayaan Sumbar untuk terus mendorong pelestarian adat Minangkabau sebagai fondasi penting dalam membangun karakter masyarakat dan menyiapkan generasi emas 2045.
Berita Terkait
-
Pesona Air Terjun Lembah Anai, Sambut Wisatawan di Jalur Padang Bukittinggi
-
Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit
-
Novel Salah Asuhan, Benturan Budaya Barat dan Nilai Tradisional Minangkabau
-
Masjid Raya Baiturrahman Resmi Ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional
-
SIG Pasok 36 Ribu Bata Interlock Untuk Percepat Huntap Sumbar
Terpopuler
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 5 Bedak Lokal yang Awet untuk Kondangan, Tahan Hingga Belasan Jam
- Awal Keberuntungan Baru, 4 Shio Ini Akhirnya Bebas dari Masa Sulit pada 11 Mei 2026
- 6 Rekomendasi Sepeda 1 Jutaan Terbaru yang Cocok untuk Bapak-Bapak
- 5 Bedak Tabur Translucent Lokal yang Bikin Makeup Tampak Halus dan Tahan Lama
Pilihan
-
Nyanyi Bareng Jakarta: Melodi Penenang bagi Jiwa yang Terpapar Debu Ibu Kota
-
Salah Satu Korban Dikunci dari Luar, Dengar Kiai Ashari Lakukan Aksi Bejat di Kamar Sebelah
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
Terkini
-
Promo Alfamart 11 Mei 2026, Happy Hour Cokelat Murah, Diskon Besar Menanti Pelanggan
-
Promo Indomaret 11 Mei 2026, Cimory Harga Spesial
-
Pasar Murah Dharmasraya Digelar di 3 Lokasi, Beras SPHP Rp 60 Ribu, Minyakita Rp 12 Ribu
-
Jadwal SIM Keliling Kota Padang Hari Ini 11 Mei 2026, Catat Lokasi dan Jam Layanannya
-
Kecelakaan Beruntun di Padang Tewaskan 4 Orang