-
Unggahan lowongan petugas haji viral, namun bukan rekrutmen resmi dari pemerintah.
-
Tautan tidak menuju situs Kemenag dan berpotensi phishing berbahaya.
-
Kemenag tegaskan rekrutmen petugas haji 2026 belum dibuka sama sekali.
SuaraSumbar.id - Beredar narasi di media sosial yang menyebutkan bahwa lowongan kerja petugas haji 2025/2026 dibuka untuk untuk umum. Informasi itu disebarkan akun TikTok @lokerpetugashajiindones5.
Akun tersebut mengunggah gambar berisi klaim adanya rekrutmen Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) periode 2026 M/1447 H.
Informasi tersebut memuat berbagai posisi, mulai dari perawat, dokter, ketua kloter, hingga layanan lansia dan disabilitas. Unggahan itu menyebut pendaftaran gratis dan tautannya tersedia di bio akun.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Berdasarkan penelusuran tim Cek Fakta TurnBackHoax, tautan dalam unggahan tersebut tidak mengarah ke laman resmi Kementerian Agama, yakni https://haji.kemenag.go.id/petugas/.
Dengan demikian, konten viral terkait lowongan kerja petugas haji tersebut menimbulkan dugaan kuat adanya potensi penyesatan informasi.
Tim Cek Fakta menemukan bahwa tautan yang dibagikan justru mengarah ke nomor WhatsApp. Dari nomor tersebut, pelamar diminta mengisi formulir yang memuat nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram aktif.
Setelah itu, pelamar diarahkan memasukkan kode verifikasi untuk mengakses akun Telegram mereka. Pola ini mirip modus pengambilalihan akun melalui phishing, bukan proses rekrutmen resmi lowongan kerja petugas haji yang dikelola pemerintah.
Melalui akun Instagram resminya, Kemenag juga mengimbau masyarakat agar berhati-hati terhadap penipuan yang mengatasnamakan rekrutmen petugas haji 2026.
Mengutip laporan dari kompas.com, pemerintah menegaskan belum membuka pendaftaran petugas haji atau PPIH untuk periode 2026. Dengan demikian, tautan yang beredar tidak terkait dengan Ditjen PHU atau Kemenag dan kemungkinan besar merupakan upaya pencurian data pribadi.
Kesimpulan
Unggahan mengenai lowongan kerja petugas haji 2025/2026 yang viral di TikTok merupakan konten tiruan (impostor content) alias hoaks dan tidak terkait dengan proses resmi Kementerian Agama.
Berita Terkait
-
Lapangan Kerja RI Seret, Menperin: Anak Muda Silahkan Kabur ke Luar Negeri!
-
Seskab Klaim 18 Stadion Dibangun dan Direnovasi di Pemerintahan Prabowo, Benarkah? Cek Faktanya
-
Terungkap di Sidang Korupsi Haji, Jemaah Bisa Berangkat Pakai Kuota Petugas
-
Diiming-imingi Kerja, Calon ABK di Muara Baru Dijebak Utang hingga Gaji Dipotong
-
Lowongan Minta Paket Lengkap, Gaji Paket Hemat: Ada Apa dengan Pasar Kerja?
Terpopuler
- Apa Manfaat dari Bedak Marcks? Kenali 5 Fungsi dan Keunggulan Variannya
- Urutan Skincare Pagi Wardah untuk Wajah Cerah Bebas Flek Hitam Usia 40 Tahun
- 7 Moisturizer Mengandung Formula Anti-aging untuk Wajah Kencang dan Awet Muda
- Respons Gibran Terkait Ijazah Dinilai Menyesatkan, Kuliah S1 Tak Otomatis Buktikan Tamat SMA
- Daftar HP RAM 12 GB Memori 512 GB untuk Multitasking, Cek Harga Terbarunya
Pilihan
-
Asap Karhutla Hari Ini Sudah Sampai Jakarta dan Banten!
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
Terkini
-
BRI Perkuat Koperasi Desa untuk Dukung Usaha dan Pangan Lokal Lewat BRILink Agen
-
BRI Perkuat Pengalaman Nasabah Lewat BRImo dan Sabrina, Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026
-
BRILink Agen Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan, Layani Masyarakat hingga Pelosok Negeri
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah