-
Video viral mobil berstiker SPPG angkut babi gegerkan warga.
-
BGN Sumut pastikan mobil bukan mitra resmi lembaganya.
-
Yayasan pengangkut babi akan diminta pertanggungjawaban oleh BGN.
SuaraSumbar.id - Beredar video viral mobil berstiker SPPG mengangkut babi di Nias Selatan, Sumatera Utara (Sumut). Dalam rekaman berdurasi singkat itu, terlihat seorang pria membuka pintu belakang mobil bertuliskan SPPG dan tampak beberapa ekor babi, serta ayam di bagian dalam kendaraan tersebut.
Video ini dengan cepat menyebar di berbagai platform media sosial dan memicu beragam reaksi publik. Banyak yang mempertanyakan apakah kendaraan berstiker lembaga tersebut benar-benar resmi milik Badan Gizi Nasional (BGN) Sumut atau pihak lain.
Menanggapi hal ini, Kepala BGN Sumut, Agung Kurniawan, langsung memberikan klarifikasi. Ia menegaskan bahwa mobil berstiker SPPG pengangkut babi itu bukan bagian dari mitra resmi BGN.
“Kejadiannya di Nias Selatan pada Jumat 20 Oktober,” kata Agung seperti dikutip dari pemberitaan, Jumat (31/10/2025).
Agung menjelaskan, mobil berstiker SPPG tersebut diketahui milik sebuah yayasan yang tengah mengajukan izin untuk menjadi mitra MBG, namun hingga saat ini belum disetujui.
Pihak BGN Sumut juga menyayangkan tindakan tersebut karena dinilai telah mencoreng nama baik lembaga. BGN kini sedang meminta pertanggungjawaban dari yayasan yang bersangkutan dan menegaskan bahwa penggunaan atribut lembaga tanpa izin merupakan pelanggaran.
Berikut fakta-fakta viralnya:
1. Video Pertama Kali Muncul di Media Sosial
Video berdurasi sekitar 30 detik itu pertama kali diunggah oleh warga setempat dan langsung menyebar di berbagai grup Facebook dan WhatsApp komunitas Nias Selatan. Dalam video terlihat jelas logo SPPG di mobil yang digunakan untuk mengangkut hewan.
2. Lokasi Kejadian di Nias Selatan, Sumut
Peristiwa tersebut dikonfirmasi terjadi di wilayah Kabupaten Nias Selatan, Sumatera Utara, pada 20 Oktober 2025. Mobil itu sempat melintas di jalan utama sebelum videonya direkam oleh warga.
3. Bukan Mitra Resmi BGN Sumut
Kepala BGN Sumut, Agung Kurniawan, menegaskan bahwa kendaraan tersebut bukan bagian dari lembaga resmi dan tidak memiliki izin menggunakan stiker SPPG.
4. Milik Yayasan yang Sedang Ajukan Izin
Mobil itu ternyata milik sebuah yayasan yang masih dalam proses pengajuan kemitraan dengan MBG. Hingga kini, izin resmi belum diberikan oleh BGN Sumut.
Berita Terkait
-
Cegah Risiko Keamanan Pangan, BGN Minta SPPG dan Sekolah Sepakati Aturan Konsumsi MBG
-
BGN Tegaskan MBG Harus Habis di Sekolah, Bukan Dibawa Pulang
-
BGN Susun Aturan Konsumsi MBG demi Keamanan Siswa
-
6 Shio yang Beruntung dan Punya Nasib Baik pada 25 Januari 2026
-
Rincian Gaji dan Skema Pengangkatan PPPK Pegawai SPPG Makan Bergizi Gratis
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- Rumor Cerai Nia Ramadhani dan Ardi Bakrie Memanas, Ini Pernyataan Tegas Sang Asisten Pribadi
- 4 Mobil Kecil Bekas 80 Jutaan yang Stylish dan Bandel untuk Mahasiswa
Pilihan
-
Bertemu Ulama, Prabowo Nyatakan Siap Keluar dari Board of Peace, Jika...
-
Bareskrim Tetapkan 5 Tersangka Dugaan Manipulasi Saham, Rp674 Miliar Aset Efek Diblokir
-
Siswa SD di NTT Akhiri Hidup karena Tak Mampu Beli Buku, Mendikdasmen: Kita Selidiki
-
Kasus Saham Gorengan, Bareskrim Tetapkan 3 Tersangka Baru, Salah Satunya Eks Staf BEI!
-
Bareskrim Geledah Kantor Shinhan Sekuritas Terkait Kasus Saham Gorengan
Terkini
-
Penganiayaan Nenek Saudah di Pasaman Disorot DPR RI, Komnas Perempuan Desak Polisi Bertindak Tegas
-
Huntara Sumbar Dikebut Jelang Ramadhan, Penyintas Banjir Ditargetkan Pindah Total
-
Puluhan Rumah Warga hingga Sekolah Terancam Runtuh di Pasaman Barat, Ini Penyebabnya
-
Dukung Pengusaha Perkuat Investasi, BRI Berkolaborasi dengan BP Batam, BKPM dan Kementerian UMKM
-
Pembebasan Lahan Flyover Sitinjau Lauik Dikebut, Rampung Maret 2026?