-
Cegah tikus dan kutu busuk masuk dengan rumah bersih.
-
Metode alami dan rodentisida aman efektif usir hama.
-
Periksa sudut rumah rutin untuk deteksi awal infestasi.
SuaraSumbar.id - Saat musim hujan tiba, rumah sering menjadi tempat berlindung bagi tikus dan kutu busuk yang mencari kehangatan. Hewan pengerat dan serangga ini kerap muncul tanpa disadari, mulai dari loteng, dapur, hingga kamar tidur.
Untuk menghindari gangguan tersebut, para ahli menyarankan sejumlah cara mengusir tikus dan kutu busuk secara efektif, aman, dan ramah lingkungan.
Dikutip dari berbagai sumber, tikus bisa masuk ke rumah melalui lubang sekecil ujung pensil, sekitar 6–10 milimeter. Atas dasar itu, penting untuk menutup setiap celah di sekitar rumah menggunakan bahan anti-tikus seperti wol baja atau pelapis logam.
“Pastikan juga lubang di sekitar pipa dan ventilasi udara tertutup rapat,” ujar Niall Gallagher, Manajer Teknis Asosiasi Pengendalian Hama Inggris.
Langkah pencegahan juga dapat dilakukan dengan menjaga kebersihan lingkungan rumah. Gallagher menekankan bahwa makanan terbuka dan remah yang berserakan menjadi undangan bagi hama.
Ia menyarankan pemilik rumah rutin mencuci tempat sampah, membersihkan dapur, dan menyimpan makanan dalam wadah tertutup. Lingkungan lembap pun harus dihindari karena menjadi tempat favorit kecoa dan serangga lain.
Selain cara mengusir tikus dan kutu busuk secara manual, pemilik rumah juga bisa memeriksa lokasi-lokasi favorit hama. Tikus biasanya bersembunyi di loteng, sementara kutu busuk kerap ditemukan di kasur atau belakang kepala tempat tidur.
Menurut Sarah Spratt dari The Bed Bug Queen, tanda-tanda kutu busuk bisa terlihat dari kulit terkelupas, bintik hitam, atau telur di lipatan kasur.
Berikut 6 cara mengusir tikus dan kutu busuk yang bisa diterapkan di rumah menurut para ahli:
1. Gunakan metode alami dan ramah lingkungan
Bagi yang enggan menggunakan racun, metode alami bisa menjadi pilihan. Minyak pepermin dan kayu manis dikenal ampuh mengusir tikus, sedangkan perangkat ultrasonik bisa membantu menghalau berbagai jenis serangga tanpa bahan kimia.
2. Gunakan rodentisida dengan aman
Jika serangan tikus sudah parah, penggunaan rodentisida bisa menjadi langkah terakhir. Gallagher mengingatkan agar racun ditempatkan di jebakan umpan tertutup untuk menghindari risiko pada anak-anak dan hewan peliharaan.
3. Jaga rumah tetap bersih
Kunci utama mencegah hama masuk ke rumah adalah kebersihan. Rutin bersihkan dapur, tempat sampah, dan simpan makanan dalam wadah tertutup rapat. Lingkungan yang kering akan mengurangi risiko hadirnya kutu busuk dan kecoa.
Berita Terkait
-
Shio Tikus Sifatnya Seperti Apa? Kenali Karakter, Kelebihan, dan Angka Hokinya
-
Bukan Sekadar Hama, Rayap Ternyata Berperan dalam Siklus Karbon: Bagaimana Caranya?
-
Perdagangan Jalur Tikus Iran - Dubai Selamatkan Toko Kelontong yang Makin Terhimpit Perang
-
8 Sifat dan Karakter Shio Tikus Pria dan Wanita, Kamu Related?
-
Kemarau dan Hama Mengintai, Panen Cabai Terancam Anjlok
Terpopuler
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
- Ayahnya Dicopot dari Menkeu, Anak Purbaya Singgung Bawahan Korup: Pensiun Aja dari Politik
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
BRI Raih Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Ingin Pensiun Nyaman? Siapkan Dana Sejak Dini lewat BRI DPLK di BRImo
-
45 Kuda Raih Podium di IHR Merdeka Cup 2026, Disaksikan 18.000 Pengunjung
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM