- Akun palsu Kemenag di TikTok tawarkan umroh gratis hoaks.
- Kemenag pastikan akun resmi tidak pernah adakan umroh gratis.
- Masyarakat diminta waspadai penipuan online mengatasnamakan Kemenag RI.
SuaraSumbar.id - Sebuah akun TikTok yang mengatasnamakan Kementerian Agama (Kemenag) RI sedang ramai diperbincangkan karena menawarkan umroh gratis kepada publik.
Akun tersebut memiliki lebih dari 19.000 pengikut dan aktif membagikan konten yang mengundang warga untuk mendaftar program umroh gratis tanpa biaya sepeser pun.
Per Selasa (21/10/2025), akun itu tercatat telah mengunggah 29 video. Seluruh unggahannya memuat narasi serupa: ajakan untuk mendaftar umroh tanpa dikenakan biaya. Dalam profil akun juga tercantum sebuah nomor WhatsApp yang disebut sebagai kontak resmi pendaftaran.
“RESMI DI BUKA UMROH-GRATIS TAMPAH DI PUNGUT BIAYA SEPESERPUN. info untuk pendaftaran silahkan klik link yg ada di bawa ini atau hubungi langsung wa kami di nomor 0823--,” demikian isi narasi yang disebarkan oleh akun tersebut di TikTok.
Lantas, benarkah akun TikTok Kementerian Agama menawarkan umroh gratis?
Mengutip ulasan Cek Fakta Antara, Kementerian Agama (Kemenag) memang memiliki akun resmi di TikTok, namun akun tersebut tidak pernah menawarkan program umroh gratis.
Akun resmi milik Kemenag adalah @kemenag_ri, yang telah diverifikasi dengan tanda centang biru dan memiliki lebih dari 223 ribu pengikut.
Konten di akun resmi itu berisi kegiatan, informasi, dan edukasi publik seputar layanan keagamaan. Tidak ada satupun unggahan yang menyinggung pendaftaran umroh gratis.
Kemenag juga telah mengonfirmasi adanya akun palsu yang menggunakan nama dan logo resmi lembaganya di media sosial. Melalui unggahan pada 19 Oktober 2025, pihak Kemenag mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati terhadap informasi menyesatkan.
“Sahabat Kemenag, tidak semua informasi yang beredar di media sosial dapat dipercaya. Banyak sekali hoaks dan akun palsu yang mengatasnamakan Kementerian Agama. Kami mengimbau Anda untuk selalu cerdas bermedia sosial dengan mengecek kebenaran informasi hanya di akun resmi kami,” tulis pihak Kemenag dalam pernyataan resminya di TikTok.
Kesimpulan
Klaim yang menyebut akun TikTok Kemenag menawarkan umroh gratis dinyatakan hoaks dan merupakan bentuk penipuan. Masyarakat diimbau untuk tidak mengklik tautan atau menghubungi nomor yang dicantumkan akun palsu tersebut agar terhindar dari potensi kejahatan digital.
Berita Terkait
-
AI Mulai Masuk Ruang Kelas, Guru Harus Ajarkan Siswa Cara Cek Fakta
-
Data dan Fakta Bantah Sesat Logika Rocky Gerung: Pesepak Bola Bagus dari Afrika karena MBG
-
Kemenag Ingatkan Risiko Nikah Siri, Perempuan dan Anak Rentan Kehilangan Perlindungan Hukum
-
Kekerasan Seksual di Pesantren, DPR Ultimatum Kemenag: Cabut Izin yang Lalai Lindungi Santri!
-
Seskab Klaim 18 Stadion Dibangun dan Direnovasi di Pemerintahan Prabowo, Benarkah? Cek Faktanya
Terpopuler
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Anti-Aging Usia 40 Tahun ke Atas, Rawat Kulit Awet Muda
- Sempat Diamankan saat OTT, Sestama BNPB Rustian Kini Diperiksa KPK di Gedung Merah Putih
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Ramai Tren Downgrade Lifestyle, Desainer Pilih Bedakan Produk Retail dan Wastra
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
-
RM Soeharjo Djajengasmoro: Tokoh Penting Pemuda yang Didepak dari Kampus Sendiri karena Ijazah
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
Terkini
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar
-
BRI Hadirkan Qlola Mobile, Transaksi Bisnis Kini Bisa Lebih Fleksibel
-
Resmob Polda Sumbar Ungkap Dugaan Pencurian Alat Pendeteksi Banjir di Padang, Satu Orang Ditangkap