- OSO membeli Hotel Bumiminang yang pernah terbengkalai pascagempa 2009.
- Hotel akan direnovasi bergaya semi-modern tanpa hilangkan nilai Minangkabau.
- Renovasi ditargetkan buka lapangan kerja dan hidupkan landmark Kota Padang.
SuaraSumbar.id - Ketua Umum DPP Gerakan Ekonomi dan Budaya Minangkabau (Gebu Minang), Oesman Sapta Odang atau OSO, membeli Hotel Bumiminang yang berlokasi di Jalan Bundo Kanduang, Kota Padang, Sumatera Barat (Sumbar).
Hotel itu sempat terbengkalai pascagempa 2009. Setelah itu, pernah diurus dengan manajemen baru lalu berganti nama menjadi Kyriad Bumiminang Hotel. Namun beberapa bulan ini, hotel itu kembali terbengkalai.
OSO pun berminat untuk melakukan renovasi terhadap bangunan hotel dengan konsep semi-modern. Proyek renovasi ini dimulai dengan ditandai peletakan batu pertama oleh Wali Kota Padang, Fadly Amran dan disaksikan langsung oleh OSO, Senin (20/10/2025).
OSO mengatakan dirinya membeli Hotel Bumiminang sebagai bentuk pengabdiannya untuk kampung halaman. Ia mengaku berinvestasi atas dorongan berbagai pihak.
Salah satunya, dorongan itu datang dari Fadly Amran. Menurut OSO, Fadly Amran adalah sosok pemimpin yang genius, memikirkan bagaimana sebuah kota bisa berkembang.
"Jadi begitu dia (Fadly Amran) masuk ke Kota Padang dia langsung lihat apa yang bisa menjadi servis kota ini, yaitu ya pelayanan," kata OSO.
Ia mengungkapkan, kota memiliki pelayanan yang terbaik untuk wisatawan di antaranya harus memiliki hotel yang bagus. Tentunya dengan pelayanan yang maksimal.
"Kalau pelayanan ya harus punya hotel, hotel harus punya apa? Ya harus punya ballroom, punya kamar yang bagus, punya pelayanan yang bagus," tegasnya.
Pelayanan yang bagus itu, lanjut OSO, juga diiringi dengan tidak menghilangkan nilai-nilai tradisional. Ia menegaskan hotel ini akan meninggikan adat istiadat Mingkabau.
"Dipertinggi nilai tradisionalnya. Jadi saya sering dikasih saran beliau (Fadly Amran), karena beliau yang mengerti adat istiadat. Dengan saran wali kota membuat saya tertarik, dan dia akan menarik investor lain, dan saya juga akan bercerita dengan investor yang lain," ungkapnya.
"Konsep (hotel ini) nanti semi-modern. Orang minang ini dimana-mana membutuhkan kemoderan untuk tamu, bukan untuk kita. Tapi tradisional tidak boleh hilang, ciri khas Minangkabau tidak boleh hilang, tetap ada," sambung OSO yang juga merupakan Ketua Umum Partai Hanura itu.
Disinggung soal nilai investasi, OSO enggan menjawab. Menurutnya, untuk renovasi bangunan lebih mahal dari pada membangun baru.
"Nilai investasi itu rahasia. Renovasi ini lebih mahal dari pada bangun baru. Target renovasi bisa 1,5 tahun. Mudah-mudahan bisa lebih cepat satu tahun," ucap OSO yang juga enggan membocorkan nama baru hotel tersebut.
Wali Kota Padang Fadly Amran menambahkan, Bumiminang merupakan hotel legend. Hotel ini termasuk salah satu landmark di Kota Padang.
"Ini landmark Kota Padang dan akan direnovasi dengan bentuk yang uptodate," kata dia.
Fadly Amran menjelaskan hotel ini akan memiliki ballroom terbesar dari dimiliki hotel-hotel yang ada di Sumbar.
Tag
Berita Terkait
-
WALHI: PETI di Sumbar Sudah Hancurkan Lebih dari 10 Ribu Hektare Hutan dan Lahan
-
Dilaporkan ke Polisi, Abu Janda Bantah Hina Warga Sumbar
-
Pesona Air Terjun Lembah Anai, Sambut Wisatawan di Jalur Padang Bukittinggi
-
Heboh Suara Perempuan Nyanyi 'Lelaki Cadangan' Saat Wakil Wali Kota Padang Pidato
-
Aksi Foto Arteria Dahlan di Tikungan Sintinjau Lauik Disorot, Polda Sumbar: Antrean Hanya 1 Menit
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Pelatih FC Twente Usir Mees Hilgers: Saya Tak Berharap Dia Kembali ke Klub!
- PIP Termin II 2026 Kapan Cair? Ini Jadwal Lengkap dan Cara Ceknya agar Dana Tidak Hangus!
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
Pilihan
-
Aktris Sali Irsalina Dianiaya Pacar di Fatmawati, Mata Lebam Hingga Diselamatkan Polantas
-
Dipilih Lewat Seleksi Ketat, Bank Dunia Kembali Tunjuk Sri Mulyani Duduki Jabatan Strategis
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
Terkini
-
BRI Dukung Pengelolaan Kas Negara Lewat Dana SAL, Perkuat Fungsi Intermediasi Perbankan
-
Pengamat Nilai Transformasi Danantara Perkuat Kontribusi Pajak BRI bagi Negara
-
30 Tahun Menanti Perbaikan Drainase, Warga Dadok Tunggul Hitam Kembali Diterjang Banjir Parah
-
Banjir Terjang Kota Padang, 2.033 Warga Dievakuasi
-
Hadapi Musim Kemarau, Kemenhut Perkuat Kesiapsiagaan Karhutla di Jambi