-
Link pendaftaran PKH tahap 3 palsu, bukan situs resmi Kemensos.
-
Pendaftaran PKH hanya melalui aplikasi resmi Cek Bansos Kemensos.
-
Kemensos imbau masyarakat waspadai hoaks dan tautan penipuan online..
SuaraSumbar.id - Beredar di media sosial sebuah unggahan yang mengklaim sebagai link resmi Kemensos untuk pendaftaran PKH tahap 3 tahun 2025.
Unggahan tersebut muncul di Facebook pada 8 Oktober 2025 dan menyertakan tautan mencurigakan yang disebut-sebut sebagai situs pendaftaran bantuan sosial.
Dalam unggahan itu disebutkan bahwa pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) tengah menyalurkan Bantuan Program Keluarga Harapan (PKH) tahap 3 dengan rincian bantuan antara lain Rp750 ribu untuk ibu hamil dan balita, Rp225 ribu untuk siswa SD-SMP, Rp500 ribu untuk siswa SMA, serta Rp600 ribu bagi lansia dan penyandang disabilitas.
Unggahan tersebut juga mengajak masyarakat untuk segera mendaftar melalui tautan “daftar” yang mengarah ke situs https://daftar.cek-info.biz.id/. Namun, ketika diklik, tautan itu membuka laman yang meminta sejumlah data pribadi, termasuk provinsi dan nomor Telegram.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Setelah dilakukan penelusuran oleh tim Cek Fakta, Kemensos memastikan bahwa link situs resmi Kemensos untuk pendaftaran PKH tahap 3 itu tidak benar.
Melalui laman resminya kemensos.go.id, kementerian menegaskan bahwa tidak pernah membuat situs maupun tautan khusus untuk pendaftaran atau pencairan bantuan sosial.
“Akhir-akhir ini banyak beredar pesan berantai berisi link atau tautan yang berisi berita bohong (hoaks) terkait pencairan dan/atau pendaftaran bantuan sosial. Kementerian Sosial tidak pernah membuat situs ataupun tautan terkait pendaftaran maupun pencairan bantuan sosial,” tulis Kemensos dalam pengumumannya.
Kemensos menjelaskan, penerima bantuan sosial PKH adalah masyarakat yang sudah terdaftar dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS).
Jika merasa berhak tetapi belum masuk dalam data tersebut, masyarakat dapat mengajukan diri melalui aplikasi Cek Bansos di menu “Usul-Sanggah” atau melalui pemerintah daerah setempat.
Masyarakat diimbau untuk berhati-hati terhadap informasi palsu dan selalu memastikan kebenaran berita melalui kanal resmi pemerintah.
Kemensos juga meminta masyarakat tidak membagikan tautan mencurigakan yang berpotensi digunakan untuk penipuan bantuan sosial.
Bagi warga yang ingin mendaftar PKH secara online, Kemensos menjelaskan bahwa satu-satunya cara resmi adalah melalui aplikasi Cek Bansos yang dapat diunduh di Play Store atau App Store.
Setelah membuat akun, pengguna dapat memilih menu “Daftar Usulan”, menambahkan data diri dan anggota keluarga, serta mengirimkan pendaftaran untuk diverifikasi oleh pihak berwenang.
Kesimpulan
Berita Terkait
-
Kejagung Jangan Berhenti di Febrie Adriansyah, Aktor Intelektual Harus Diburu
-
Cegah Korupsi Program Sekolah Rakyat, Kemensos Gandeng ICW
-
Kuntadi Resmi Pimpin Jampidsus dan Satgas PKH, Jaksa Agung Minta Jangan Tebang Pilih
-
Sekolah Rakyat Permanen Segera Dibangun di Poltekpar NHI Bandung, Kolaborasi Kemensos dan Kemenpar
-
Pembangunan Sekolah Rakyat di Parigi Moutong Resmi Memasuki Tahap Lelang
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 7 HP Murah Spesifikasi Terbaik di Bawah Rp2 Juta, Kamera 108 MP hingga NFC
- Bukan Sekadar Urusan Nasi Uduk di Matraman, 'Waspada Skenario Kerusuhan Agustus 2026'
- Kasat Narkoba Tangsel Ditangkap! Diduga Edarkan Narkoba Bersama Enam Anak Buah
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
Pilihan
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
-
Survei SMRC Juli 2026: Elektabilitas Prabowo Anjlok Drastis, Disalip Dedi Mulyadi
-
Malaysia Dikit Lagi Resmi Berstatus Negara Maju, Pendapatan Warga Rp 250 Juta per Tahun
Terkini
-
Bisnis Usaha Gula Merah Rosidah Berkembang Pesat Berkat KUR BRI
-
Percepat Program 3 Juta Rumah, Kinerja BRI Salurkan KUR Perumahan Tuai Apresiasi
-
AKBP Terlapor Dugaan Pelecehan Polwan Batal Dilantik jadi Kabid Dokkes Polda Sumbar
-
Transformasi Digital BRI Perkuat Merchant dan QRIS, dan Akses Keuangan Danantara
-
Disdik Padang Soal Siswi SD Meninggal: Tidak Ada Indikasi Perundungan