-
Muara sungai jadi sumber utama sampah plastik menuju laut.
-
BPSPL Padang dorong edukasi masyarakat cegah pencemaran ekosistem laut.
-
DLH Padang beri sanksi tegas pelaku buang sampah ke laut.
SuaraSumbar.id - BPSPL Padang Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) RI menyoroti muara sungai sebagai titik paling krusial penyebaran sampah plastik dari daratan menuju laut di Kota Padang.
"Muara sungai itu merupakan salah satu titik krusial yang menghubungkan alur atau pergerakan sampah dari darat ke laut," ujar Kepala BPSPL Padang, Rahmat Irfansyah, Jumat (10/9/2025).
Menurut Rahmat, Kota Padang memiliki tujuh muara sungai yang seluruhnya bermuara langsung ke laut lepas. Berdasarkan pendataan BPSPL, sebagian besar dari muara sungai tersebut masih menghadapi persoalan sampah plastik yang belum terselesaikan dengan baik.
Permasalahan itu, kata Rahmat, berpotensi menimbulkan dampak serius bagi ekosistem laut. Setiap sampah plastik yang terbawa arus ke laut bisa saja dikonsumsi ikan, lalu masuk kembali ke rantai makanan manusia dalam bentuk mikroplastik.
“Sebaran sampah plastik juga mengancam terumbu karang dan satwa laut lainnya,” ujarnya.
Rahmat menegaskan, menjaga muara sungai dan laut tetap bersih tidak hanya penting untuk kelestarian lingkungan, tetapi juga untuk mendukung sektor pariwisata Padang yang bergantung pada kebersihan pantai dan laut.
“Kita ingin laut dan sungai bebas dari sampah sehingga tidak hanya baik untuk kelangsungan ekosistem tetapi juga sektor pariwisata Padang,” katanya.
BPSPL Padang pun menerapkan strategi jemput bola dengan turun langsung ke lapangan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya tidak membuang sampah sembarangan. Rahmat menyebut, kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan, mulai dari pemerintah daerah, komunitas lingkungan, hingga masyarakat akar rumput.
“Perubahan perilaku membuang sampah sembarangan bukanlah pekerjaan mudah, tapi ini tanggung jawab bersama,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Padang, Fadelan Fitra Masta, mengatakan bahwa pemerintah daerah terus berupaya menegakkan aturan kebersihan. Ia menegaskan, tindakan membuang sampah sembarangan, termasuk ke laut, bisa dikenakan sanksi.
"Pemerintah sudah menjatuhkan sanksi tindak pidana ringan kepada seorang ibu rumah tangga yang tertangkap tangan sengaja membuang sampah ke laut lepas. Membuang sampah ke laut merupakan tindakan yang merusak lingkungan dan melanggar ketertiban umum," jelas Fadelan.
Dengan adanya langkah tegas dari DLH dan upaya edukasi BPSPL Padang, diharapkan permasalahan sampah plastik di muara sungai dapat segera teratasi untuk melindungi laut dan meningkatkan kualitas lingkungan Kota Padang. (Antara)
Berita Terkait
-
BRIN Kembangkan Teknologi Gasifikasi untuk Ubah Sampah Plastik Jadi Energi; Apa Itu?
-
Saat Sampah Plastik Kemasan Diubah Jadi Infrastruktur Wisata, Bagaimana Caranya?
-
Ilmuwan Ubah Sampah Plastik Jadi Kue Kering yang Bisa Dimakan, Kok Bisa?
-
Langkah Kecil Gen Z Mengubah Limbah Jadi Nilai Tambah
-
Lawan Abrasi, Bagaimana Limbah Plastik Disulap Jadi Alat Penahan Ombak?
Terpopuler
- 3 Moisturizer Kolagen untuk Kulit Keriput Usia 45 ke Atas, Bikin Wajah Kencang Sesuai Review
- 4 Parfum Aroma Teh di Alfamart yang Tahan Lama Sesuai Review, Harga Mulai Rp30 Ribuan
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Cari HP Samsung Murah? Ini 8 Galaxy A Series yang Layak Dipilih
Pilihan
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
Terkini
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi
-
Terbang Makin Nyaman, Nasabah BRI Prioritas Dapat Ekstra 27.000 GarudaMiles
-
Jaga Kesehatan Lebih Optimal, BRI Private Tawarkan Layanan Premium Medical Check Up