-
Video lama 2015 disebarkan ulang dan menyesatkan publik soal pemeriksaan.
-
Sri Mulyani diperiksa Bareskrim Polri sebagai saksi, bukan tersangka.
-
Unggahan viral Facebook terbukti hoaks, tidak sesuai konteks waktu.
SuaraSumbar.id - Video bernarasi Sri Mulyani diperiksa Bareskrim Polri beredar luas di media sosial dan memicu perbincangan hangat.
Video berdurasi 16 detik yang diunggah di Facebook itu menampilkan Mantan Menteri Keuangan, Sri Mulyani Indrawati, berjalan sambil dikerumuni wartawan, disertai narasi yang mengaitkannya dengan kasus SKK Migas.
Unggahan tersebut mengklaim bahwa Sri Mulyani diperiksa Bareskrim Polri setelah tidak lagi menjabat sebagai Menteri Keuangan. Berikut narasi di video:
“Viral..!! mantan mentri keuangan SRI MULYANI diperiksa di kementrian keuangan
NETIZEN ayo rampas aset bila terbukti
Bagaimana menurut kalian bantu share like dan komen dibawah ini.”
Lantas, benarkah Sri Mulyani diperiksa Bareskrim Polri?
Berdasarkan penelusuran tim CEK FAKTA, video yang beredar merupakan cuplikan lama dari KompasTV berjudul “Pemeriksaan Sri Mulyani” yang diunggah pada 8 Juni 2015.
Dalam tayangan tersebut dijelaskan bahwa Sri Mulyani Indrawati, yang kala itu menjabat sebagai mantan Menteri Keuangan era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), memang pernah dimintai keterangan oleh Bareskrim Mabes Polri terkait dugaan tindak pidana pencucian uang dalam penjualan kondensat SKK Migas.
Sri Mulyani kala itu diperiksa sebagai saksi, bukan tersangka. Pemeriksaan dilakukan pada tahun 2015, bukan tahun 2025 sebagaimana disiratkan dalam unggahan yang menyesatkan itu.
Dengan demikian, narasi yang menyebut Sri Mulyani diperiksa Bareskrim Polri setelah tak lagi menjabat merupakan disinformasi. Video yang beredar hanyalah potongan lama yang diunggah ulang tanpa konteks waktu dan kasus sebenarnya.
Kesimpulan
Unggahan tersebut adalah hoaks. Publik diimbau agar lebih berhati-hati dalam membagikan konten di media sosial dan selalu memeriksa sumber informasi sebelum mempercayainya.
Berita Terkait
-
Viral Penipuan Berkedok 'Program Treasury BRI', Manajemen Minta Warga Waspada
-
'Itu Hoaks!' Pigai Tepis Isu Minta Warga Belanja Rp1 Juta di Koperasi Merah Putih
-
Psikologi Tren Blind Box: Kita Beli Mainannya atau Rasa Penasarannya?
-
Momen Teddy Suruh Push Up 1.600 Taruna Akmil, Kolom Komentar Ramai Diserbu Netizen
-
Ulasan Cek Khodam: Saat Tren Viral Berubah Jadi Komedi Horor yang Segar!
Terpopuler
- Jakarta Siap Pungut Pajak Mobil Listrik Tahun Ini, Kendaraan Mewah Kena hingga 75% PKB
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
- 6 Shio Paling Beruntung pada 23 Juli 2026, Keberuntungan Memihak
- 5 Warna Lipstik Wardah untuk Bibir Hitam dan Kulit Sawo Matang
- Resmi Daftar Kemenkum, Partai Gerakan Rakyat Pastikan Usung Anies Baswedan Capres
Pilihan
-
Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
Terkini
-
Demokrat Sumbar Pasang Target Rebut Kembali Kursi DPR RI yang Hilang
-
Polwan di Sumbar Diduga Dilecehkan Perwira Berpangkat AKBP
-
Hinca Panjaitan Sebut Perkara Kredit Tak Layak Diproses sebagai Korupsi
-
BRI Peduli Rayakan Hari Anak Nasional 2026 Lewat Edukasi untuk Siswa SD
-
Bus Alisman Kecelakaan di Padang, 8 Orang Terluka