-
PLN tidak membagikan token listrik gratis pada Oktober 2025.
-
Informasi token gratis PLN adalah hoaks dan modus phishing.
-
Masyarakat diminta waspada dan periksa info lewat situs resmi.
SuaraSumbar.id - Beredar di media sosial narasi yang menyebutkan bahwa PLN membagikan token listrik gratis senilai Rp250 ribu kepada pelanggan aktif pada Oktober 2025.
Unggahan tersebut disertai tautan pendaftaran yang mengarahkan pengguna untuk memasukkan ID pelanggan PLN guna mengklaim token gratis.
Lantas, benarkah informasi tersebut?
Hasil penelusuran menunjukkan bahwa informasi token listrik gratis PLN Oktober 2025 tersebut tidak benar alias berita hoaks.
Tim Cek Fakta Suara.com menelusuri situs resmi PLN di https://web.pln.co.id/, serta akun Instagram resmi PLN bercentang biru. Hasilnya, tidak ditemukan informasi atau pengumuman mengenai program token listrik gratis Rp 250 ribu.
Pencarian dengan kata kunci “program listrik gratis PLN 2025” di mesin pencari Google juga menunjukkan hasil yang mengarah pada berita klarifikasi mengenai hoaks serupa yang telah beredar sebelumnya. Artinya, tidak ada dasar resmi untuk klaim pembagian token tersebut.
Ketika tautan yang beredar diklik, pengguna diarahkan ke situs mencurigakan yang meminta memasukkan ID pelanggan PLN, nama lengkap, domisili, hingga nomor akun Telegram aktif. Situs tersebut juga menampilkan testimoni warga yang diduga palsu atau hasil manipulasi.
Modus seperti ini dikenal sebagai phishing, yaitu upaya mencuri data pribadi pengguna dengan cara menipu menggunakan iming-iming hadiah.
PLN sendiri tidak pernah meminta data pribadi pelanggan melalui tautan tidak resmi atau pihak ketiga.
Mengutip pemberitaan media massa, klaim serupa pernah muncul pada Agustus 2025, saat beredar kabar bahwa PLN membagikan token gratis untuk memperingati HUT ke-80 RI. Pihak PLN secara resmi menegaskan bahwa informasi tersebut tidak benar dan merupakan hoaks.
Dengan demikian, klaim PLN membagikan token listrik gratis Oktober 2025 kembali dipastikan palsu. Masyarakat diminta waspada terhadap tautan mencurigakan yang meminta data pribadi dengan dalih pemberian hadiah atau subsidi.
Kesimpulan
Informasi bahwa PLN memberikan token listrik gratis Oktober 2025 adalah hoaks. Tidak ada program resmi dari PLN terkait pembagian token gratis tersebut.
Masyarakat diimbau agar selalu memeriksa informasi hanya melalui kanal resmi PLN dan tidak sembarangan memasukkan data ke situs yang tidak terpercaya.
Berita Terkait
-
Viral Hair Croissant yang Menjijikkan: Kreativitas atau Pelecehan Berkedok Gimmick?
-
Objektifikasi Tubuh Perempuan di Balik Hair Croissant yang Viral
-
Kemenkeu Pastikan Klaim Program Baru Dana Hibah Menteri Keuangan Tidak Benar
-
Lagi Viral, Rescene Sukses Raih Trofi Pertama Music Show Usai 2 Tahun Debut
-
Hukum dan Fenomena No Viral No Justice: Kritik atas Kasus KSBE
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Kursumawati Sukses Bangun Kepercayaan Warga sebagai Agen BRILink di Simalungun
-
Tidak Ada Toleransi, Kapolda Sumbar Bakal Pecat Polisi yang Terlibat Narkoba
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang