-
Video bernarasi warga menjarah SPBU Pertamina ternyata hoaks menyesatkan publik.
-
Aksi warga Balongan sebenarnya protes pengalihan bantuan susu Pertamina.
-
Pertamina tegaskan tak ada penjarahan, hanya demonstrasi warga Balongan.
SuaraSumbar.id - Masyarakat dihebohkan dengan video viral yang mengklaim warga menjarah SPBU Pertamina. Video tersebut diunggah akun TikTok “paparazi937” pada Minggu (28/9/2025).
Klaim ini kemudian menjadi sorotan publik sekaligus narasi kontroversial yang memancing diskusi luas. Berikut narasi video tersebut:
“begini akibatnya kalau pertamina tidak adil hancur sudah spbu.. Pertamina sudah mulai di jarah”
Lantas, benarkah warga menjarah SPBU Pertamina?
Dari penelusuran tim Cek Fakta, video serupa juga ditemukan dari akun TikTok “akdi.supriatno” dan “tunasfakta”.
Mereka menampilkan sudut berbeda dari peristiwa yang sama: bukan penjarahan SPBU, melainkan aksi demonstrasi warga di depan Kantor PT Pertamina Patra Niaga TBBM Balongan, Indramayu, Jawa Barat pada Selasa (23/9/2025).
Unjuk rasa tersebut disuarakan oleh kelompok Forum Masyarakat Balongan Bersatu. Mereka memprotes kebijakan pengalihan program bantuan susu yang telah berlangsung selama 15 tahun.
Bantuan susu itu diganti dengan program lain, seperti pembangunan gedung serbaguna Desa Balongan sebagai bagian dari program Corporate Social Responsibility (CSR).
Menanggapi klaim tersebut, Pj Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Roberth MV Dumatubun, menyatakan bahwa video yang beredar bukan menunjukkan penjarahan SPBU. “Video itu merupakan unjuk rasa menuntut bantuan susu,” tegasnya.
Kesimpulan
Video yang mengklaim warga menjarah SPBU Pertamina sejatinya merepresentasikan aksi protes warga terhadap pengalihan program bantuan susu di kawasan Balongan.
Klaim penjarahan yang tersebar adalah konten menyesatkan alias hoaks yang memanfaatkan momentum unjuk rasa sebagai narasi provokatif.
Berita Terkait
-
Videonya Viral, Tradisi Santri Jongkok Saat Guru Lewat di Ciamis Tuai Pro Kontra
-
Viral Lagu 'Erika' dari Mahasiswa Tambang ITB Dikecam karena Liriknya Mesum
-
Sisi Humanis Warga Iran, Tawarkan Buah ke Jurnalis Padahal Rumahnya Hancur Lebur Habis Diserang
-
Berlayar Sampai ke Pulau Sumbawa, Pertamina Pastikan Kompor Warga Tetap Menyala
-
Emosi Meledak, Detik-Detik Korban Pelecehan FH UI Pingsan di Hadapan Pelaku
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Angin Puting Beliung Terjang Agam, Dua Rumah Rusak dan Warung Tertimpa Pohon
-
Kronologi Aksi Foto Rombongan Arteria Dahlan di Tikungan Sitinjau Lauik: Bermula dari Miskomunikasi
-
Bandara Minangkabau Padat, 47 Penerbangan Hilir Mudik dalam Sehari, Rute Jakarta Mendominasi
-
Buntut Rombongan Arteria Dahlan Foto di Tikungan Sitinjau Lauik, Kapolres Solok Kota Minta Maaf
-
Sering Terendam Banjir, Pemkab Padang Pariaman Putuskan Relokasi Puskesmas Sintuk