-
Merokok dan pola makan buruk tingkatkan risiko serangan jantung.
-
Stres kronis, obesitas, dan diabetes mempercepat kerusakan jantung.
-
Kurang bergerak serta tekanan darah tinggi ancam kesehatan kardiovaskular.
SuaraSumbar.id - Risiko serangan jantung masih menjadi ancaman serius karena penyakit jantung tercatat sebagai salah satu penyebab utama kematian di seluruh dunia.
Penyakit ini muncul akibat kerusakan kecil namun kumulatif dari kebiasaan sehari-hari yang tidak sehat.
Dikutip dari Hindustan Times, Rabu (1/10/2025), Direktur dan Kepala Unit Kardiologi Paras Health, dr. Amit Bhushan Sharma, menegaskan ada sejumlah faktor yang bisa meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.
Faktor-faktor ini sering kali terkait dengan pola hidup yang keliru dan kurangnya kesadaran menjaga kesehatan.
Salah satu faktor terbesar adalah merokok. Menurut British Heart Foundation, perokok hampir dua kali lipat berisiko mengalami serangan jantung dibandingkan mereka yang tidak merokok.
Kandungan tembakau merusak lapisan arteri, memicu penumpukan plak, serta mengurangi kadar oksigen dalam darah. Bahkan, paparan asap rokok pasif juga menimbulkan risiko kardiovaskular serius.
Selain itu, pola makan buruk dengan konsumsi lemak jenuh, lemak trans, kolesterol, dan garam berlebih dapat memicu tekanan darah tinggi, aterosklerosis, hingga melemahkan jantung. Kondisi ini memperbesar risiko serangan jantung dalam jangka panjang.
Stres kronis juga berperan penting. “Stres yang tidak terkelola membanjiri tubuh dengan hormon kortisol, meningkatkan tekanan darah dan memicu peradangan. Jika berlangsung lama, hal ini akan meningkatkan risiko serangan jantung,” katanya.
Di sisi lain, diabetes yang tidak terkontrol mempercepat kerusakan pembuluh darah akibat penumpukan plak. Begitu juga obesitas, terutama lemak di area perut, yang bisa menaikkan kolesterol jahat (LDL) dan trigliserida, sekaligus menurunkan kolesterol baik (HDL).
Kurang bergerak juga menjadi faktor penting. Aktivitas fisik yang minim dapat melemahkan otot jantung, memperburuk kadar kolesterol, gula darah, serta tekanan darah. Begitu pula konsumsi alkohol berlebihan yang berisiko menyebabkan kardiomiopati dan stroke.
Faktor lain yang sering terabaikan adalah kesehatan mulut. Penelitian menunjukkan penyakit gusi berkaitan dengan risiko penyumbatan arteri.
Sementara itu, tekanan darah tinggi yang tidak terdeteksi sering disebut sebagai “pembunuh diam-diam” karena kerusakannya jarang menunjukkan gejala.
Terakhir, konsumsi obat pereda nyeri jenis NSAID dan ibuprofen dalam jangka panjang dapat meningkatkan tekanan darah. Penggunaan obat ini disarankan hanya di bawah pengawasan dokter.
Menghindari berbagai faktor pemicu tersebut dinilai penting untuk menekan risiko serangan jantung sejak dini. Pemeriksaan rutin, pola hidup sehat, serta kesadaran menjaga kesehatan jantung menjadi langkah utama agar terhindar dari ancaman penyakit mematikan ini. (Antara)
Berita Terkait
-
7 Smartwatch yang Bisa Mengukur Tekanan Darah dan Detak Jantung
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Waspada 'Serangan Diam-Diam' saat Mudik, Pakar Ingatkan Risiko Jantung dan Stroke di Perjalanan
-
Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung
-
Time is Muscle: Pentingnya Respons Cepat saat Nyeri Dada untuk Mencegah Kerusakan Jantung
Terpopuler
- Asal-usul Kenapa Semua Pejabat hingga Diplomat Iran Tak Pakai Dasi
- Sunscreen SPF 50 Apa yang Bagus? Ini 5 Pilihan untuk Perlindungan Maksimal
- Nyanyi Sambil Rebahan di Aspal, Aksi Ekstrem Pinkan Mambo Cari Nafkah Jadi Omongan
- Penyebab BRImo Sempat Terkendala Pagi Ini, Kini Layanan Pulih Sepenuhnya
- Harga Adidas Adizero Termurah Tipe Apa Saja? Ini 5 Varian Terbaiknya
Pilihan
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
-
Diguncang Gempa M 7,6, Plafon Gereja Paroki Rumengkor Ambruk Jelang Ibadah Kamis Putih
-
Isak Tangis Pecah di Kulon Progo, Istri Praka Farizal Romadhon Tiba di Rumah Duka
-
Bareskrim Periksa Pasangan Artis Dude Herlino-Alyssa Terkait Skandal Kasus PT DSI Rp2,4 Triliun
-
BREAKING NEWS: Peringatan Dini Tsunami 3, BMKG Minta Evakuasi Warga
Terkini
-
Banjir Melanda Jorong Labuah, 100 Kepala Keluarga Mengungsi
-
Lokasi dan Jam Pelayanan Samsat Keliling Kota Padang Hari Ini, 2 April 2026
-
Beli Laptop ASUS Vivobook 14 Series Di Blibli
-
Sebut 'Bukan Negara Barbar', PP IMI Sesalkan Peserta Musprov Sumbar yang Tak Hormati Pimpinan Sidang
-
Jangan Asal Simpan! Ini Cara Menyimpan Telur agar Tetap Segar