- Video Ahmad Sahroni pulang Tanjung Priok ternyata rekaman kampanye lama.
- Narasi Sahroni kembali pasca penjarahan rumah di Tanjung Priok hoaks.
- Publik diimbau cek fakta sebelum menyebarkan video viral.
SuaraSumbar.id - Video bernarasi Ahmad Sahroni pulang ke rumahnya di Tanjung Priok setelah rumahnya dijarah massa kembali menyita perhatian publik hingga viral di media sosial.
Dalam video berdurasi 33 detik itu, anggota DPR nonaktif itu tampak mengenakan kaos hitam dan topi senada serta terlihat disambut hangat oleh masyarakat sekitar.
“Sahroni kembali ke Priok disambut mengenakan baju biasa, disambut baik oleh masyarakat,” begitu narasi video yang beredar.
Berdasarkan penelusuran lebih lanjut, video yang menampilkan Ahmad Sahroni di Tanjung Priok itu bukanlah peristiwa terkini.
Fakta yang ditemukan menunjukkan bahwa video tersebut merupakan rekaman lama yang diambil pada awal Februari 2024 saat Sahroni melakukan kegiatan kampanye menjelang Pemilu serentak.
Unggahan di laman resmi Partai NasDem memperlihatkan foto yang identik dengan momen dalam video viral tersebut.
Hal serupa juga ditemukan di akun Instagram Ahmad Sahroni yang membagikan video pada 5 Februari 2024. Saat itu, Sahroni tengah turun langsung ke masyarakat untuk menyerap aspirasi warga.
Sebelumnya, rumah Ahmad Sahroni yang berada di kawasan Kebon Bawang, Tanjung Priok, Jakarta Utara, dirusak dan dijarah massa pada Sabtu (30/8/2025).
Pasca kejadian itu, keberadaan Sahroni menjadi tanda tanya publik. Beredar pula kabar bahwa dirinya berada di luar negeri, seperti di Dubai, meski belum ada konfirmasi resmi terkait isu tersebut.
Munculnya kembali video lama tersebut di media sosial memicu spekulasi dan membuat banyak warganet terkejut.
Namun, penelusuran fakta menunjukkan bahwa narasi video viral Ahmad Sahroni pulang ke rumah pasca penjarahan adalah kabar yang tidak sesuai kenyataan atau hoaks.
Video itu murni dokumentasi kegiatan kampanye Sahroni pada Februari 2024 di sekitar rumahnya.
Dengan adanya fakta ini, publik diimbau untuk lebih berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum terverifikasi.
Peristiwa yang menimpa Sahroni dan kemunculan video viral Ahmad Sahroni di Tanjung Priok menjadi contoh pentingnya cek fakta sebelum mempercayai narasi yang beredar di media sosial.
Berita Terkait
-
Mirip Ritual Satanic, Atraksi Pentagram dan Kostum Iblis di Pekalongan Dikecam MUI
-
Dituding Lakukan Pelecehan, Betrand Peto Beberkan Versinya: Saya Tanya Kenapa Dia Nangis
-
Betrand Peto Bantah Tudingan Dugaan Pelecehan, Akui Ada Adegan Jambak-jambakan
-
Gofar Hilman Bongkar Realita Pahit Harga Bensin, Bikin Penduduk Indonesia Elus Dada
-
Maudy Ayunda Dituding Main Aman, Netizen Sindir Telak: Lulusan Stanford tapi Memalukan
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
45 Kuda Raih Podium di IHR Merdeka Cup 2026, Disaksikan 18.000 Pengunjung
-
Inilah Cerita Tentang Dewi Natalia, Mantri BRI yang 15 Tahun Lawan Rentenir dan Dukung Pedagang
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem UMKM
-
Raih Penghargaan, BRI Dorong Transformasi Digital Lewat BRImo Taiwan
-
DPLK BRI Tegaskan Komitmen ESG Lewat Raihan Kehati ESG Award 2026