4. Keterangan terdakwa dianggap berbelit dan tidak konsisten
Selama persidangan, terdakwa beberapa kali memberikan pernyataan yang tidak konsisten. Ia sempat mengklaim bahwa korban pernah dititipi sabu seberat 1,5 kilogram olehnya.
Namun, klaim tersebut tidak dapat dibuktikan, dan hakim menilai keterangan tersebut sebagai upaya terdakwa untuk mengaburkan fakta dan menyelamatkan diri dari hukuman berat.
5. Keluarga korban menyambut putusan dengan haru
Ibu korban, Eli, yang mengikuti jalannya sidang dari bangku belakang, tidak kuasa menahan tangis saat hakim menjatuhkan vonis mati kepada terdakwa. Meski air matanya terus mengalir, Eli tampak mengangguk dan tersenyum tipis.
“Kami bersyukur atas keputusan ini,” ujarnya penuh haru.
Vonis ini menjadi sedikit penawar luka bagi keluarga korban yang kehilangan putri mereka dengan cara keji.
Di sisi lain, kuasa hukum terdakwa, Dafriyon, menyatakan tidak sependapat dengan putusan tersebut. Ia menyebut barang bukti tali rafia dipaksakan untuk menerapkan pasal pembunuhan berencana. Pihaknya akan mengajukan banding dan tidak menutup kemungkinan membawa perkara ini hingga Peninjauan Kembali dan permohonan amnesti ke Presiden Prabowo.
Kontributor: Saptra S
Tag
Berita Terkait
-
Sebelum Bunuh Cucu Mpok Nori, Mantan Suami Diduga KDRT hingga Paksa Gugurkan Kandungan
-
Berpapasan di Polda Metro, Keluarga Minta Pembunuh Cucu Mpok Nori Dihukum Seberat-beratnya
-
Eks Suami Cucu Mpok Nori Sempat Ancam Bunuh Diri Gegara Ogah Pisah
-
Kondisi TKP Kontrakan Cucu Mpok Nori yang Diduga Dibunuh eks Suami, Barang-barang Masih Berantakan
-
Pelaku Pembunuhan Wanita di Cipayung Tertangkap, Ternyata Mantan Suami Siri Asal Irak
Terpopuler
- 6 Mobil 7 Seater yang Jarang Rewel untuk Jangka Panjang, Solusi Cerdas Keluarga
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- 5 Motor Irit tapi Bukan Honda BeAT, Mesin Awet untuk Jangka Panjang, Cocok untuk Pejuang Nafkah
- Appi Sambangi Satu Per Satu Kediaman Tiga Mantan Wali Kota Makassar
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
Pilihan
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
-
Danantara Tunjuk Teman Seangkatan Menko AHY di SMA Taruna Nusantara jadi Bos PT Pos
-
Kronologi Kecelakaan Bus vs Minibus di Pekanbaru, Tewaskan Bocah Perempuan
-
Diduga Kurang Berhati-hati, Minibus Nyemplung di Bundaran HI Usai Tabrak Pembatas Jalan
-
Usai Lebaran, Para Bos Anak Usaha Astra Kompak Mundur
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari
-
Auditor Teddy Bebas di Kasus Korupsi Dana Trans Padang, 2 Ahli Nyatakan Putusan Vonis Sudah Tepat
-
Libur Lebaran 2026, Istano Basa Pagaruyung Diserbu Wisatawan hingga Tembus 10 Ribu Pengunjung Sehari
-
Bukittinggi Usul Jadi Daerah Istimewa, Momentum 100 Tahun Jam Gadang Didorong ke Pusat
-
Erupsi Gunung Marapi 26 Detik, Kolom Abu Tak Terlihat