SuaraSumbar.id - Fakta baru terungkap dari kasus pembunuhan dan mutilasi Septia Adinda (25) yang dilakukan oleh tersangka Satria Juhanda alias Wanda (25).
Fakta ini terungkap setelah kepolisian melakukan pra-rekonstruksi dan pendalaman penyidikan kasus pembunuhan sadis tersebut.
Alhasil, ternyata Dinda, sapaan akrab korban, dibunuh dan dimutilasi di tempat kerja tersangka yang berprofesi sebagai satpam.
Tersangka bekerja di salah satu pabrik bata ringan di Kecamatan Batang Anai, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat (Sumbar).
Eksekusi pembunuhan dan mutilasi dilakukan di pabrik tersebut. Keterangan tersangka berubah-ubah, awalnya mengaku memutilasi di kebun lalu di rumah.
"Mutilasi ada di tempat dia bekerja. Karena tersangka ini berperan sebagai sekuriti," ujar Kapolsek Batang Anai, Iptu Wadriadi, Selasa (24/6/2025).
Dari pengakuan tersangka, kata Wadriadi, tubuh korban dimutilasi dengan menggunakan senjata tajam berupa parang.
"Korban dieksekusi pada malam hari, Minggu 15 Juni 2025," katanya.
Bolak-balik 5 kali ke Sungai
Potongan-potongan tubuh Dinda kemudian dibuang tersangka ke aliran sungai Batang Anai.
Wadriadi menyebutkan, jarak lokasi pabrik dengan aliran sungai sekitar 5-6 kilometer.
"Tersangka membuang potongan tubuh korban dimulai pukul 22.00 WIB hingga subuh. Jadi, dia lima kali bolak-balik dari tempat eksekusi menuju sungai," imbuhnya.
Menurut Wadriadi, potongan-potongan tubuh korban dibuang di titik-titik berbeda, berjarak satu sama lainnya. Sampai saat ini, baru enam potongan tubuh yang telah ditemukan.
"Sisanya kami masih melakukan pencarian potongan tubuh lainnya. Kami koordinasikan dengan unit Polairud dan nelayan yang mencari pasir di aliran sungai," ucap Wadriadi.
Digaris Polisi
Berita Terkait
-
Datang ke Kantor Polisi, Anak di Brebes Akui Bunuh dan Mutilasi Ayah karena Tak Mau Kerja
-
Mangkrak 10 Tahun, Stadion Utama Sumbar Kini Kembali Bergeliat
-
Tampang Maulana Paputungan Ayah Keji Pembunuh Disertai Mutilasi Anak Kandung di Merauke
-
Potongan Kaki Diduga Korban Mutilasi Kunaefi Ditemukan di Kali Grogol Depok
-
Terungkap Isi Percakapan Group Komunitas Gay dari Ponsel Saepullah Tersangka Kasus Mutilasi Depok
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Satpol PP Padang Pariaman Tertibkan Kafe Karaoke-Kedai Tuak, Sejumlah Barang Bukti Disita
-
Kinerja Solid dan Inovasi Digital Antar BRI Raih 4 Penghargaan Bergengsi
-
Ini Makanan Kaya Serat yang Bantu Turunkan Kolesterol
-
Bareskrim Tetapkan 20 Koperasi Jadi Tersangka Karhutla
-
Terjepit di Sela Tiang Rumah Selama 2 Jam, Perempuan 19 Tahun di Padang Dievakuasi Damkar