SuaraSumbar.id - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Bukittinggi resmi menetapkan pasangan Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis sebagai Walikota dan Wakil Walikota Bukittinggi terpilih dalam Pemilihan Walikota (Pilwako) 2024. Keputusan ini diambil melalui Rapat Pleno Penetapan Pasangan Terpilih yang digelar pada Kamis (9/1/2025).
Ketua KPU Bukittinggi, Satria Putra mengatakan, hasil pleno dituangkan dalam Berita Acara KPU Bukittinggi tentang penetapan pasangan calon terpilih Pilwako 2024.
“Berita acara ini telah dibacakan dan ditandatangani oleh seluruh komisioner KPU Bukittinggi,” katanya.
Penetapan ini memastikan pasangan Ramlan-Ibnu melangkah ke kursi kepemimpinan Bukittinggi periode 2025-2030.
Pilwako Bukittinggi 2024 diikuti oleh empat pasangan calon. Pasangan nomor urut 04, Ramlan Nurmatias dan Ibnu Asis, berhasil meraih suara terbanyak, yaitu 31.480 suara atau setara 51,7 persen dari total suara. Perolehan ini mengungguli pasangan nomor urut 03, Erman Safar dan Heldo Aura, yang merupakan calon petahana.
“Hasil pemungutan suara pada 27 November 2024 menunjukkan pasangan Ramlan-Ibnu mendapatkan kepercayaan mayoritas warga Bukittinggi,” kata Satria.
Berdasarkan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 80 Tahun 2024, pelantikan kepala daerah terpilih seharusnya dilaksanakan serentak pada 10 Februari 2025. Namun, Mahkamah Konstitusi (MK) memutuskan untuk menunda pelantikan hingga 15 Maret 2025 karena masih ada perkara Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) yang harus diselesaikan.
“Surat keputusan penetapan sudah kami serahkan ke DPRD Bukittinggi. Untuk pelantikan, itu menjadi ranah pemerintah. Tugas kami di KPU sudah selesai pada tahapan ini,” jelas Satria.
Satria juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan Pilkada di Bukittinggi. “Alhamdulillah, seluruh tahapan pemilu berjalan lancar. Terima kasih kepada jajaran pemerintah, TNI-Polri, dan warga Bukittinggi yang telah mendukung penyelenggaraan Pilwako 2024,” ujarnya.
Walikota Bukittinggi terpilih, Ramlan Nurmatias, bersama Wakil Walikota terpilih, Ibnu Asis, menegaskan komitmen mereka untuk memperbaiki tata kelola Bukittinggi demi kepentingan seluruh warga.
“Bukittinggi adalah milik kita bersama. Pemerintah akan mengakomodir seluruh kebutuhan masyarakat tanpa pengelompokan. Segala langkah yang kami ambil bertujuan untuk kebaikan kota ini dan masyarakatnya,” ujar Ramlan Nurmatias.
Ramlan menyampaikan, salah satu prioritas utama pemerintahan baru adalah menata kembali Bukittinggi sebagai kota wisata unggulan. Langkah ini bertujuan meningkatkan pendapatan daerah dan perekonomian masyarakat.
“Kami ingin Bukittinggi dikelola dengan baik agar potensi wisata memberikan dampak besar bagi masyarakat. Kepentingan orang banyak menjadi prioritas utama dalam setiap kebijakan,” tegasnya.
Ia juga menyebutkan perlunya koordinasi dengan seluruh pegawai untuk memastikan tata kelola pemerintahan berjalan optimal. Rencana pembangunan jangka pendek menjadi pijakan awal untuk mewujudkan berbagai program yang terukur dan sesuai dengan kemampuan daerah.
Dalam kerangka kerja awal, Ramlan-Ibnu berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan matang dan terukur. Mereka berencana melibatkan semua pihak, termasuk media, untuk memberikan masukan dan kritik yang membangun demi kemajuan Bukittinggi.
Berita Terkait
-
Ternyata Bukan Hanya Soal Biaya Politik, KPK Bongkar Alasan di Balik OTT 11 Kepala Daerah
-
OTT 10 Kepala Daerah Hasil Pilkada 2024, KPK Dorong Integritas Melalui Kabupaten-Kota Antikorupsi
-
Tunjukkan Empati, Warga Bukittinggi Rayakan Tahun Baru di Jam Gadang Tanpa Pesta Kembang Api
-
Ketua KPU: Dunia Sampai Akhirat Tak Akan Ada Lagi, Pemilu Serentak Hanya di Indonesia!
-
Partisipasi Publik di Pilkada 2024 Naik Kelas: 4 Provinsi Raih Predikat Fully Participatory
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Pemilih Dharmasraya Capai 174 Ribu, KPU Buka Ruang Tanggapan Masyarakat
-
Bea Cukai Sita 24 Botol Arak Bali Tanpa Pita Cukai di Aceh Besar
-
Remaja Putri Belum Haid Sampai Usia 14 Tahun, Normal atau Berbahaya? Ini Penjelasan Dokter
-
Haji Tanpa Kulit Terbakar, Sunscreen SPF 5080 Bantu Jemaah Atasi Paparan Sinar Matahari
-
Gantikan Orang Tua yang Wafat, Latifa Jadi Calon Haji Termuda dari Padang