SuaraSumbar.id - Sebuah mobil sedan berplat Riau ringsek setelah tertabrak Kereta Api (KA) B31 Minangkabau Ekspres di perlintasan resmi Tunggul Hitam, Kota Padang, pada Sabtu (14/12) sekitar pukul 19.45 WIB.
Beruntung, seluruh penumpang yang terdiri dari enam orang perempuan, termasuk seorang bayi, berhasil menyelamatkan diri sebelum tabrakan terjadi.
Kecelakaan bermula saat mobil sedan tersebut mengalami mogok di atas rel kereta api.
Kepala Humas KAI Divisi Regional II Sumatera Barat, M. As’ad Habibuddin, mengatakan bahwa petugas perlintasan dan warga sekitar telah berupaya mendorong mobil keluar dari rel, namun usaha tersebut tidak membuahkan hasil.
“Petugas perlintasan sudah meminta masyarakat untuk membantu mendorong mobil. Sayangnya, tidak cukup berhasil hingga akhirnya mobil tertabrak KA Minangkabau Ekspres,” ujar As’ad.
Mobil tersebut membawa enam penumpang perempuan, terdiri dari tiga ibu, dua anak perempuan, dan satu bayi.
Seluruhnya berhasil keluar dari kendaraan sebelum tabrakan, sehingga tidak ada korban jiwa dalam insiden ini.
Kereta Minangkabau Ekspres yang sedang dalam perjalanan dari Bandara Internasional Minangkabau (BIM) menuju Pulau Air, Kota Padang, hanya mengalami keterlambatan lima menit akibat insiden ini.
Tidak ada kerusakan pada kereta api, dan perjalanan dilanjutkan pada pukul 19.50 WIB.
Baca Juga: Mencekam! Tawuran Pecah di Simpang Ketaping Padang, Warga Dilempari Batu
Kepala Humas KAI mengingatkan masyarakat untuk selalu memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan baik sebelum melintasi perlintasan kereta api.
Ia juga menegaskan pentingnya mematuhi peraturan lalu lintas di perlintasan sebidang.
“Kereta api memiliki jalur khusus dan tidak bisa berhenti mendadak. Pengguna jalan wajib mendahulukan perjalanan kereta api sesuai dengan Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2007 tentang Perkeretaapian Pasal 124 dan Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Pasal 114,” tegas As’ad.
Pasal 124 UU Perkeretaapian mengatur bahwa pengguna jalan harus memberikan prioritas kepada kereta api pada perlintasan sebidang.
Insiden ini menjadi pengingat bagi pengendara untuk lebih berhati-hati dan memastikan kendaraan tidak terhenti di jalur kereta api.
Meski tidak ada korban jiwa, insiden ini diharapkan menjadi pelajaran penting bagi masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan saat melintasi perlintasan kereta api guna menghindari kejadian serupa.
Berita Terkait
-
Mencekam! Tawuran Pecah di Simpang Ketaping Padang, Warga Dilempari Batu
-
Liburan Nataru Naik Kereta Api di Sumbar? Tiket Murah Mulai Rp3 Ribu
-
Detik-Detik Maut: Pengendara Motor Tewas Terlindas Truk LPG di Padang Pariaman
-
Heboh Video Oknum Lurah di Padang Diduga Lakukan Asusila, Begini Respon Pj Sekda!
-
Awas! Salah Pakai Antibiotik Bikin Kebal Obat, Begini Kata Dinkes Padang
Terpopuler
- Presiden RI Minta Maaf ke Malaysia - Singapura Akibat Asap, Tapi Itu SBY...
- Rudy Masud Senyum Semringah Bersama Istri di Singapura, Media Asing: Rakyatnya Sesak Nafas
- Wapres RI Mundur Saat Ekonomi Bergejolak, Hubungan Dengan Presiden Memburuk
- Urutan Skincare Pagi Viva untuk Usia 50 Tahun ke Atas, Wajah Kencang dan Awet Muda
- Rudal Houthi Ancam Piala Asia 2027 di Arab Saudi: AFC Bungkam, Jepang Resmi Mundur dari Turnamen
Pilihan
-
Maruli Simanjuntak Disebut Dilantik Prabowo Jadi Wakil Panglima TNI, Kamis Sore Ini
-
Kompak Berpakaian Dinas Lengkap Sambangi Istana, Perwira Tinggi TNI Siap Dilantik Prabowo
-
Belajar Hadapi Kekeringan dari Romo Kirjito, Mamanen Air Hujan yang Jatuh dari Langit
-
Krisis! Kelangkaan BBM Meluas Tak Hanya Bali, Antrean Berjam-jam
-
Gubernur Kaltim Rudy Mas'ud Bungkam usai Viral Sarapan di Singapura
Terkini
-
BRI Perkuat Koperasi Desa untuk Dukung Usaha dan Pangan Lokal Lewat BRILink Agen
-
BRI Perkuat Pengalaman Nasabah Lewat BRImo dan Sabrina, Raih 36 Penghargaan TBCCI 2026
-
BRILink Agen Jadi Ujung Tombak Inklusi Keuangan, Layani Masyarakat hingga Pelosok Negeri
-
MotoGP Mandalika 2026 Jadi Momentum BRI Perkuat Ekonomi Lokal
-
MotoGP Mandalika 2026 Makin Hijau, BRI Perkuat Pengelolaan Sampah