SuaraSumbar.id - Persiraja Banda Aceh harus rela berbagi poin dengan PSKC Cimahi dalam lanjutan Liga 2 pada Sabtu 7 Desember 2024 malam. PSKC Cimahi menahan imbang Persiraja 1-1 di Stadion H Dimurthala, Banda Aceh.
Namun demikian, Persiraja masih bertahan di puncak klasemen sementara grup A dengan perolehan 24 poin dari 12 laga yang telah dilakoni.
Dalam laga tersebut, pemain Persiraja langsung menyerang tim tamu secara bertubi-tubi. Namun, upaya itu masih dapat diantisipasi PSKC Cimahi.
Sebaliknya, PSKC Cimahi yang hanya mengandalkan serangan balik mampu merebut angka lebih dahulu setelah menahan serangan Persiraja Banda Aceh.
Tensi permainan mulai tinggi hingga akhirnya pada menit ke 41 pemain Persiraja Adam Maulana terpaksa diusir pengadil lapangan. Skor 1-1 bertahan hingga turun minum.
Tensi permainan semakin memanas sejak awal babak kedua. Meski hanya bermain dengan 10 orang. Tuan rumah tetap mampu mendesak lawan.
Pemain PSKC Cimahi, Gufroni akhirnya juga harus menerima keputusan pahit berupa kartu merah dari wasit setelah mengganjal keras pemain Laskar Rencong pada menit ke-60.
Persiraja terus melakukan tekanan lewat umpan-umpan lambung sejak menit ke 70. Namun, Yoewanto terlalu kokoh menjaga gawangnya. Skor 1-1 bertahan hingga pertandingan usai.
Pelatih PSKC Cimahi, Kas Hartadi bersyukur bisa merebut poin di kandang Persiraja Banda Aceh, sehingga hasil ini membuat mereka tetap bersaing di papan atas klasemen.
"Semua pemain telah bekerja keras, kita bersyukur sekali berhasil merebut satu poin, dan kita tetap berada di persaingan teratas," katanya melansir Antara.
Sementara itu, Pelatih Persiraja Banda Aceh, Akhyar Ilyas mengaku sedikit kecewa karena mereka bermain santai di awal pertandingan, dan setelah kebobolan baru mulai bangkit.
Kemudian, di babak kedua, tuan rumah baru kembali bermain sesuai yang gaya mereka. Tetapi, hasil ini menjadi hal yang bakal dievaluasi nantinya.
"Ini lah sepakbola, kadang kita mengambil poin penuh saat tandang. Tetapi di kandang sendiri kita harus berjuang keras," katanya.
Selain itu, dia uga menyatakan telah mengingatkan para pemain agar betul-betul berjuang di pertandingan ini meski sebelumnya di kandang PSKC Cimahi saat putaran pertama bisa mengalahkan mereka 3-0.
"Dari awal kita antisipasi ke pemain, sudah diingatkan lawan tidak diam, pasti keinginan mereka balas dendam. Tapi tidak tahu kenapa di awal terlalu santai," ujar Akhyar.
Berita Terkait
-
Soekarno Cup 2026: Dari Lapangan Usia Muda ke Liga Profesional, Ini Skema Besarnya
-
Persis Solo Turun Kasta, Komisaris Klub Minta Suporter Tenang: Manajemen Sedang Bergerak!
-
3 Gebrakan John Herdman Usai Ditunjuk Jadi Pelatih Timnas Indonesia
-
Blusukan ke Liga 2, Inilah 3 Berlian Tersembunyi yang Bisa Dilirik John Herdman
-
John Herdman 'Blusukan' ke Liga 2, Berencana Orbitkan Pemain Baru?
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- 5482 Korban Keracunan MBG, Viral Ucapan Wapres Gibran: Bawa Bekal dari Rumah, MBG Jangan Dimakan
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
Permudah Kelola Payroll Perusahaan, Gunakan Qlola by BRI dengan Sistem Terintegrasi
-
BRI Hadirkan Ekstra 27.000 GarudaMiles untuk Nasabah Infinite Prioritas
-
Mau Tukar Valas Sebelum ke Luar Negeri? Cek Lokasi BRI Money Changer Terdekat
-
Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik