SuaraSumbar.id - Seorang kakek inisial J (60) di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar), ditangkap polisi. Ia diduga melakukan pelecehan seksual terhadap anak di bawah umur.
"J ditangkap di salah satu rumah makan di Kecamatan Lengayang, pada Jumat 6 Desember 2024," kata Kanit PPA Satreskrim Polres Pesisir Selatan, IPDA Darsono, melansir Antara, Minggu (8/12/2024).
Darsono mengatakan J diduga melakukan aksinya pada 2 Desember 2023. Ia melakukan hal itu di rumahnya di Lakitan, Kecamatan Lengayang.
"Pelaku merupakan tetangga korban. Ia duda yang ditinggal cerai mati oleh istrinya," ujarnya.
J melakukan pelecehan seksual dengan cara meraba-raba alat kelamin korban. Akibat perbuatannya, korban mengalami trauma. Korban melaporkan perbuatan J kepada orang tuanya. Lalu, orang tua korban melaporkan hal tersebut ke Satreskrim Polres Pesisir Selatan.
Disoal kenapa baru sekaran pelaku ditangkap, Darsono menerangkan bahwa pihaknya terkendala memproses kasus tersebut karena tidak bisa menghubungi orang tua korban.
Nomor ponsel pelapor mati saat dihubungi. Pihaknya berusaha menghubungi pelapor dengan mengirimkan surat lewat pos, tetapi surat itu kembali lagi.
"Kami lalu mencari tahu keberadaannya. Baru Oktober kemarin kami mendapatkan nomor kontak dan alamat pelapor. Setelah itu, kami mendatangi pelapor. Barulah kasus itu bisa kami proses," jelasnya.
Atas perbuatannya, J terancam Pasal l 76E Undang-Undang (UU) Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak jo Pasal 82 UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 menjadi UU Nomor 1 Tahun 2016 yang merupakan Perubahan Kedua atas UU Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.
"Hukumannya paling sedikit lima tahun, paling lama 15 tahun penjara," katanya.
Berita Terkait
-
Dugaan Pelecehan di ICM, Tamsil Linrung Tegaskan Tak Ada Intervensi: Semua Tunduk Aturan
-
Ketua Pembina ICM Minta Maaf atas Dugaan Pelecehan dan Perundungan Siswa
-
Gandeng Kepolisian, Transjakarta Buru Terduga Pelaku Pelecehan Seksual di Mikrotrans JAK 31
-
Beautiful Pain Angkat Perjuangan Perempuan Hadapi KDRT hingga Pelecehan Seksual
-
Sekolah Negeri Didemo Orangtua Murid, Kepala Sekolah Diciduk Polisi Usai Lecehkan Banyak Siswi SMP
Terpopuler
- Sosok Arnold Aristoteles, Mantan Jenderal yang Dimarahi Menteri PU Dody Hanggodo
- Apakah Kulkas Harus Dimatikan saat Membersihkan Bunga Es? Begini Cara yang Benar
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 15 Kode Redeem FF Terbaru 27 September 2026, Lengkap Trik Jitu Dapatkan Bundle Sasuke
- 9 Bedak Padat dan Tabur Terbaik di Indomaret di Bawah 50 Ribu
Pilihan
-
Masinis Argo Bromo Anggrek Jadi Tersangka Kecelakaan Kereta di Bekasi
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
Terkini
-
Mau Tukar Valas Sebelum ke Luar Negeri? Cek Lokasi BRI Money Changer Terdekat
-
Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi