SuaraSumbar.id - Calon Wali Kota dan Calon Wakil Wali Kota Padang nomor urut 1, Fadly Amran-Maigus Nasir mengklaim unggul dalam quick count internal atau hitungan cepat tim mereka. Pasangan ini berhasil menumbangkan pasangan calon petahana nomor urut 3, Hendri Septa-Hidayat.
Dari hasil quick count tim pemenangan, Fadly-Maigus memperoleh suara 55,21 persen dari perolehan suara masuk 100 persen. Sedangkan nomor urut 3, Hendri-Hidayat peroleh suara 27,64 persen. Sementara itu, pasangan calon nomor urut 2, M Iqbal-Amasrul hanya mendapat suara 17,15 persen.
Fadly Amran berterima kasih kepada seluruh partai politik koalisi, relawan dan seluruh masyarakat Kota Padang.
"Terima kasih sudah mengawal perjalanan ini dari lebih kurang enam bulan yang lalu, ketika kami memulai berkenalan, memulai bertatap muka. Tentunya menampung harapan dari masyarakat Kota Padang," ujarnya saat konferensi pers, Rabu (27/11/2024) malam.
Fadly menegaskan bahwa dia bersama Maigus akan tetap berkomitmen dengan visi misi untuk kejayaan Kota Padang.
"Mohon doa biar kami tetap istiqomah, yaitu berlandaskan kemapanan dan terus hadir siap menyedekahkan yang kami punya, mewakafkan diri untuk kejayaan Kota Padang," katanya.
"Ini selalu kami bawa, pesan ini selalu kami sampaikan kepada masyarakat banyak. Bahwa ikhtiar ini menjadi sebuah ikhtiar bersama," kata Ketua DPW Partai NasDem Sumbar ini.
Fadly mengatakan, para pasangan calon dalam kontestasi Pilkada adalah kader terbaik yang sedang memperjuangkan kejayaan Kota Padang, tanpa terkecuali.
"Saya dan Buya (Maigus), kita bersama mengucapkan terima kasih kepada Abangda Hendri dan Abangda Iqbal sudah menjadi kolega kontestasi yang baik dan sehingga saya menyakini masyarakat tercerdaskan dengan penyelanggaraan pemilu ini," imbuhnya.
Fadly menegaskan visi misinya dengan judul kejayaan untuk Kota Padang tidak akan berjalan secara ekslusif, namun melainkan inklusi.
"Kami sangat memerlukan kontribusi pikiran yang sudah dipersiapkan calon lain. Dan proses ini belum selesai. Kami hanya bisa berdoa. Pengawalan berjalan dengan baik. Kami memohon partai politik dan relawan untuk bisa terus mengawal ini," pungkasnya.
Dalam Pilwalkot Padang, Fadly-Maigus diusung dan didukung dengan koalisi gemuk. Di antaranya Partai NasDem, Golkar, PDI-P, PPP, PKB, Ummat, PPP, Hanura, PBB, Gelora.
Untuk M Iqbal-Amasrul diusung hanya dua partai yakni PKS dan Demokrat. Begitupun dengan Hendri-Hidayat diusung Gerindra dan PAN.
Kontributor: Saptra S
Berita Terkait
-
Heboh Suara Perempuan Nyanyi 'Lelaki Cadangan' Saat Wakil Wali Kota Padang Pidato
-
Profil Bagindo Aziz Chan, Wali Kota Padang ke-2 yang Gugur Melawan Belanda 19 Juli 1947
-
Dikunjungi Anies Baswedan, Rumah Gadang Mewah Kemilau Emas Curi Perhatian
-
Beredar Video Curhat Konsumen Bus Trans Padang Kabarkan Sopir Mogok Kerja, Disebut Belum Terima Gaji Selama 3 Bulan
Terpopuler
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Sepeda Polygon Paling Murah Tipe Apa? Ini 5 Pilihan Ternyaman dan Tahan Banting
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
- Pakar UGM Bongkar 'Dosa' Satu Dasawarsa Jokowi: Aturan Dimanipulasi Demi Kepentingan Rente
Pilihan
-
Cek Fakta: Viral Pengajuan Pinjaman Koperasi Merah Putih Lewat WhatsApp, Benarkah Bisa Cair?
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
Terkini
-
7 Khasiat Konsumsi Air Kunyit yang Perlu Diketahui, dari Imunitas hingga Jantung
-
Tips Efektif untuk Cegah Campak pada Bayi Belum Divaksin
-
Pemerintah Tanggung Pajak Tiket Pesawat Ekonomi Selama 60 Hari
-
Pemilih Dharmasraya Capai 174 Ribu, KPU Buka Ruang Tanggapan Masyarakat
-
Bea Cukai Sita 24 Botol Arak Bali Tanpa Pita Cukai di Aceh Besar