SuaraSumbar.id - Seekor harimau Sumatera dievakuasi Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Sumatera Barat (Sumbar) dari Nagari Batang Barus, Kecamatan Gunung Talang, Kabupaten Solok, Kamis (14/11/2024). Harimau betina itu masuk perangkap yang telah dipasang selama dua pekan.
Kepala Seksi Konservasi Wilayah III Sijunjung, BKSDA Sumbar, Mecky Aditya Eka Putra mengatakan, perangkap harimau Sumatera ini dipasang atas permintaan warga yang resah.
"Perangkap ini dipasang sekitar dua minggu yang lalu karena ada permintaan dari warga," katanya.
Harimau itu kemudian dipindahkan ke Taman Margasatwa Budaya Kinantan (TMSBK), Bukittinggi, setelah dibius untuk memastikan evakuasi berlangsung aman.
Pemasangan perangkap harimau Sumatera ini dilakukan menyusul sejumlah konflik antara harimau dan warga, di mana harimau diketahui telah menyerang beberapa ekor anjing milik warga.
BKSDA menanggapi laporan warga dengan serius untuk mencegah konflik yang lebih besar.
"Sudah beberapa kali warga bertemu langsung dengan harimau Sumatera di sekitar kawasan pemukiman, jadi perangkap ini dipasang sebagai langkah pencegahan," ungkap Mecky.
Lokasi tertangkapnya harimau ini berada di antara Suaka Margasatwa Barisan dan Suaka Margasatwa Tarusan, yang merupakan habitat alami satwa dilindungi tersebut.
Banta Bransyah, Wali Nagari Batang Barus, juga menjelaskan bahwa warga setempat beberapa kali melihat harimau Sumatera masuk ke area permukiman hingga memangsa hewan peliharaan mereka.
Untuk mengatasi situasi ini, pihaknya bersama Tim Patroli Anak Nagari bekerja sama dengan BKSDA untuk memasang perangkap dan memastikan keselamatan warga. (antara)
Berita Terkait
-
Polisi Gulung Jaringan Penjual Kulit Harimau Sumatera, Pelaku Utama Dibekuk di Nagan Raya
-
Rizky dan Lestari, Harimau Sumatera penghuni baru TMSBK Bukittinggi
-
Melihat Proses Evakuasi Harimau Sumatera Pemakan Ternak di Agam
-
Krisis Konservasi: Gajah dan Harimau Sumatera Terancam di Aceh
-
Gemas! Bakso Anak Harimau Sumatera Curi Perhatian di Disney Animal Kingdom Amerika
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Bea Cukai Sita 24 Botol Arak Bali Tanpa Pita Cukai di Aceh Besar
-
Remaja Putri Belum Haid Sampai Usia 14 Tahun, Normal atau Berbahaya? Ini Penjelasan Dokter
-
Haji Tanpa Kulit Terbakar, Sunscreen SPF 5080 Bantu Jemaah Atasi Paparan Sinar Matahari
-
Gantikan Orang Tua yang Wafat, Latifa Jadi Calon Haji Termuda dari Padang
-
Tak Perlu Khawatir! Stok Beras Aceh Aman hingga 2027