SuaraSumbar.id - KPU Kabupaten Agam mengumumkan bahwa sebanyak 917 calon pemilih akan memberikan hak suara mereka di lokasi khusus pada Pilkada Serentak 2024. Para pemilih itu akan menggunakan hak suara mereka di empat lokasi khusus.
"Pemilih itu memberikan hak pilih di empat lokasi khusus," ujar Anggota KPU Agam, Lizawati Fitri, dikutip Kamis (24/10/2024).
Lokasi-lokasi tersebut meliputi Lapas Kelas II B Biaro dengan TPS 901 Nagari Biaro yang mencatat 368 pemilih, dan Pondok Pesantren Parabek di TPS 901 Nagari Ladang Laweh dengan 191 pemilih.
Selain itu, terdapat Lapas Kelas IIB Lubuk Basung di TPS 901 Nagari Manggopoh dengan 313 pemilih, serta Rutan Maninjau di TPS 901 Nagari Maninjau dengan 45 pemilih.
Meski daftar pemilih sudah ditetapkan pada tanggal 19 September 2024, Lizawati menekankan bahwa data tersebut bisa berubah.
"Kami masih melakukan pendataan berapa pemilih yang masuk dan keluar setelah mereka bebas dari hukuman," jelasnya.
Hal ini menunjukkan bahwa jumlah pemilih di lokasi khusus dapat mengalami penambahan atau pengurangan sebelum hari H pemilihan.
Pada hari pemilihan nanti, setiap calon pemilih akan menerima surat suara sesuai dengan kartu tanda penduduk (KTP) mereka.
Pemilih yang ber-KTP Agam akan mendapatkan dua surat suara, yaitu untuk Pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Agam, serta Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumatera Barat yang dijadwalkan pada 27 November 2024.
Sedangkan pemilih yang memiliki KTP luar Agam hanya berhak atas satu surat suara untuk Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Sumbar.
KPU Agam juga mencatat bahwa jumlah daftar pemilih tetap (DPT) di wilayah tersebut mencapai 382.405 orang yang tersebar di 1.211 tempat pemungutan suara (TPS) di 92 nagari.
Berita Terkait
-
Ratusan Rumah Luluh Lantak, Pemkab Agam Membutuhkan 525 Huntara Bagi Korban Banjir
-
Kisah Pria Sampai Sewa Alat Berat Sendiri, Demi Temukan Jasad Ibu yang Tertimbun Longsor di Agam
-
Update Terbaru Banjir Bandang dan Longsor Agam: 86 Orang Meninggal, 88 Orang Hilang, 2.500 Mengungsi
-
Video Longsor dan Banjir Bandang Terjang Danau Maninjau, Rumah Hancur dan Jalan Amblas
-
Seperti Kabinetnya, Prabowo Ingin 'Ospek' Para Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2024
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen
-
Polisi Ungkap Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Korban Bullying