“Soal jeda kompetisi di dunia sepak bola pasti sama. Saya pikir itu sudah biasa. Malah itu bagus buat pemain untuk fokus ke timnas. Kalau tidak ada jeda, fokus pemain akan terbagi antara timnas atau klub,” kata Joel.
Selama jeda internasional ini, Joel Cornelli telah menyusun tiga fase program latihan yang dijalani oleh Dedik Setiawan dan kawan-kawan.
Pekan pertama difokuskan untuk peningkatan fisik dan pemulihan setelah rangkaian pertandingan sebelumnya. Latihan tersebut bahkan dilakukan di Kebun Raya Purwodadi, Pasuruan, untuk memberikan suasana baru bagi para pemain.
Pada pekan kedua, latihan difokuskan pada taktikal dan strategi permainan. Joel menyebut latihan ini bertujuan untuk memperbaiki kekurangan tim dalam memanfaatkan peluang menjadi gol serta memperkuat koordinasi antar lini.
“Pekan ini, kami akan lebih fokus pada latihan teknik dan taktik. Ini bagian dari persiapan menghadapi laga melawan Malut United dan dua pertandingan berikutnya,” jelas Joel.
Adapun di pekan terakhir menjelang pertandingan melawan Malut United, program latihan difokuskan pada penerapan strategi khusus untuk menghadapi gaya bermain lawan.
Malut United yang dikenal tangguh dalam bertahan dan sering memanfaatkan serangan balik cepat menjadi perhatian utama yang harus diantisipasi oleh Singo Edan.
“Baru di pekan berikutnya fokus kami menyiapkan diri menghadapi pertandingan melawan Malut United,” tandas Joel.
Stadion Soepriadi, yang baru saja rampung direnovasi sepanjang September lalu, akan kembali menjadi kandang bagi Arema FC setelah menjalani lima pertandingan tandang beruntun.
Baca Juga: Sebelum Dipecat, Hendri Susilo Salahkan Pemain saat Semen Padang FC Dikalahkan Malut United
Sebelumnya, Arema sempat hanya meraih satu poin dari dua laga kandang awal di stadion ini pada musim 2024/2025.
Dengan kondisi rumput yang lebih baik, Joel berharap timnya bisa mencatatkan hasil positif saat kembali bermain di stadion tersebut.
Oleh karena itu, adaptasi dengan lapangan Soepriadi menjadi penting bagi Alfarizi dkk agar mereka bisa tampil maksimal di hadapan Aremania.
“Mungkin tiga hari sebelum pertandingan kami akan berangkat ke sana. Untuk mencoba lapangan yang baru diperbaiki dan beradaptasi lebih baik,” tutup Joel.
Kini, Arema FC memiliki waktu yang cukup untuk mempersiapkan diri sebelum berlaga di Stadion Soepriadi, Blitar, dan diharapkan bisa memetik poin penuh dari laga melawan Malut United demi memperbaiki posisi di klasemen sementara Liga 1.
Kontributor : Elizabeth Yati
Berita Terkait
-
Sebelum Dipecat, Hendri Susilo Salahkan Pemain saat Semen Padang FC Dikalahkan Malut United
-
Kalah 4 Kali Secara Beruntun, Semen Padang FC Pecat Hendri Susilo
-
Lagi-lagi Kalah! Semen Padang FC Dihajar Malut United
-
Prediksi Susunan Pemain Malut United vs Semen Padang FC: Duel Sengit Tim Promosi
-
Ngwoke Diragukan Tampil, Semen Padang FC Terancam Pincang Lawan Malut United
Terpopuler
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
- 6 Sepatu Jalan Terbaik yang Nyaman Dipakai Lari dari Brand Luar dan Lokal
- Di Mana Tempat Beli Sepatu Asics Ori di Indonesia? Ini 5 Rekomendasi Toko Tepercaya
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Kursumawati Sukses Bangun Kepercayaan Warga sebagai Agen BRILink di Simalungun
-
Tidak Ada Toleransi, Kapolda Sumbar Bakal Pecat Polisi yang Terlibat Narkoba
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang