"Ada beberapa perlakuan tersangka terhadap korban yang harus dipaparkan secara mendetail. Oleh karena itu, jumlah adegan bertambah agar dapat memberikan gambaran utuh mengenai tindakan tersangka terhadap korban," ungkapnya.
Delapan Lokasi Kejadian Perkara yang Diselidiki
Rekonstruksi yang dilakukan mencakup delapan TKP berbeda, mulai dari lokasi pertemuan awal hingga tempat penguburan korban. Berikut rangkuman TKP berdasarkan urutan kejadian:
1. TKP 1: Warung tempat IS pertama kali melihat dan membeli gorengan korban.
2. TKP 2: Lokasi IS menghadang dan menyeret korban ke semak-semak.
3. TKP 3: Tempat penemuan jilbab korban.
4. TKP 4: Pondok di area pemakaman umum, tempat IS melakukan pemerkosaan.
5. TKP 5: Lokasi IS menjatuhkan korban dari tebing untuk dibawa ke lokasi penguburan.
6. TKP 6: Tempat penguburan korban di tengah hutan.
7. TKP 7: Lokasi IS mengambil cangkul.
8. TKP 8: Tempat IS membuang cangkul setelah mengubur korban.
Koordinasi dengan Jaksa dan Pendalaman Motif
Kapolres menegaskan bahwa selama proses rekonstruksi, kepolisian bekerja sama dengan pihak Kejaksaan Negeri Pariaman untuk mendalami setiap fakta yang terungkap.
Saat ini, tim penyidik masih berupaya mengungkap apakah tindakan tersebut termasuk pembunuhan berencana atau merupakan tindakan spontan.
"Terkait indikasi pembunuhan berencana, kami masih mendalaminya. Kami berkoordinasi dengan pihak jaksa untuk melihat secara detail setiap adegan dan kesesuaiannya dengan keterangan tersangka," ujar Ahmad Faisol.
Rekonstruksi ini diharapkan bisa memberikan pemahaman lebih mendalam mengenai kejadian sebenarnya dan membantu proses hukum lebih lanjut untuk mengungkap motif serta memastikan keadilan bagi korban.
Baca Juga: Berkas Lengkap, Pembunuh Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman Segera Disidang
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Berkas Lengkap, Pembunuh Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariaman Segera Disidang
-
Rekonstruksi Pembunuhan Gadis Penjual Gorengan, Tersangka Peragakan 7 Adegan Keji
-
Darurat! Banjir dan Longsor Landa Padang Pariaman, Ribuan Rumah Terendam, Jalan Terputus
-
*Pedagang Emas di Padang Pariaman Jadi Korban Pembegalan dan Pembacokan
-
Banjir dan Longsor Terjang Padang Pariaman, Ratusan Keluarga Mengungsi
Terpopuler
- REDMI 15 Resmi Dijual di Indonesia, Baterai 7.000 mAh dan Fitur Cerdas untuk Gen Z
- Kehabisan Uang Usai Mudik di Jogja, Ratusan Perantau Berburu Program Balik Kerja Gratis
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 23 Maret 2026: Klaim THR, Diamond, dan SG2 Tengkorak
- Peta 30 Suara Mulai Terbaca, Munafri Unggul Sementara di Musda Golkar Sulsel
- Mobil Alphard Termurah, 100 Jutaan Dapat Tahun Berapa?
Pilihan
-
Puncak Arus Balik! 50 Ribu Orang Padati Jakarta, KAI Daop 1 Tebar Diskon Tiket 20 Persen
-
Arus Balik, Penumpang Asal Jawa Tengah Hingga Sumatera Masih Padati Terminal Bus Kalideres
-
Ogah Terjebak Kemacetan di Pantura, Ratusan Pemudik Motor Pilih Tidur di Kapal Perang TNI AL
-
Sempat Dikira Tidur, Pria di Depan Gedung HNSI Juanda Ternyata Sudah Tak Bernyawa
-
Negara Tetangga RI Mulai Alami Krisis BBM
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Aktivitas Vulkanik Terekam Dua Kali Sehari
-
Auditor Teddy Bebas di Kasus Korupsi Dana Trans Padang, 2 Ahli Nyatakan Putusan Vonis Sudah Tepat
-
Libur Lebaran 2026, Istano Basa Pagaruyung Diserbu Wisatawan hingga Tembus 10 Ribu Pengunjung Sehari
-
Bukittinggi Usul Jadi Daerah Istimewa, Momentum 100 Tahun Jam Gadang Didorong ke Pusat
-
Erupsi Gunung Marapi 26 Detik, Kolom Abu Tak Terlihat