SuaraSumbar.id - Calon Gubernur Sumbar nomor urut 1 Mahyeldi berkomitmen untuk memajukan sektor pertanian sebagai salah satu pilar pembangunan daerah.
Hal itu disampaikan Mahyeldi dalam pertemuan dengan tokoh dan masyarakat di Taratak Batuang, Nagari Padang Laweh, Kabupaten Sijunjung, Sabtu 28 September 2024.
"Pertanian harus menjadi prioritas utama untuk mendongkrak perekonomian di Sumbar, terutama di daerah yang produktif," katanya melansir Antara.
Ke depan, fokus program Mahyeldi-Vasko akan diarahkan pada peningkatan sektor pertanian.
Mahyeldi berjanji untuk terus mengalokasikan 10 persen dari APBD untuk sektor pertanian, mengingat Sumbar adalah daerah yang produktif dalam bidang tersebut.
"Karena Sumbar merupakan daerah yang produktif dalam pertanian, maka hal ini yang akan kami dorong ke depannya," ujar Mahyeldi.
Mahyeldi juga merespon aspirasi masyarakat terkait pembangunan infrastruktur jembatan penghubung di Sijunjung.
Menurutnya, pembangunan jembatan tersebut merupakan kewenangan Pemerintah Kabupaten, namun Pemerintah Provinsi siap memberikan bantuan asalkan terdapat sinergi antara kedua belah pihak.
"Kuncinya adalah adanya kesejalanan antara Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi," jelasnya.
Calon Bupati Sijunjung, Hendri Susanto mengatakan niat utamanya maju dalam Pilkada Sijunjung 2024 adalah untuk membangun kampung halamannya.
"Niat utama saya maju adalah untuk membangun kampung kita yang sangat kaya. Jika diamanahkan, saya berjanji akan berusaha menjawab aspirasi masyarakat," cetusnya.
Sektor pertanian akan menjadi salah satu prioritasnya jika ia terpilih. Dengan rencananya, mengoptimalkan potensi kebun nagari sebagai sumber daya ekonomi yang dapat membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain itu, komitmen untuk mendorong setiap keluarga petani memiliki anak yang meraih gelar sarjana.
"Kami juga ingin mendorong setiap keluarga petani memiliki anak yang menjadi sarjana, agar mereka bisa mencapai pendidikan dan cita-citanya," kata Hendri.
Berita Terkait
-
Hortikultura Daerah Naik Kelas, Melon Petani Asal Blitar Tembus Pasar Singapura
-
Tersedia Anggaran Rp515 Miliar, Perbaikan Sektor Pertanian di Aceh Pasca-Bencana Diminta Dikebut
-
1.354 Hektare Sawah Bekasi Dilanda Kekeringan
-
Majalah Trubus dan Cara Uniknya Membawa Agrikultur ke Meja Pembaca
-
Lawan Kekeringan, Petani Tasikmalaya Swadaya Bikin Kincir Air
Terpopuler
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
- Setelah Pelatih Giliran Suporter FC Twente Usir Mees Hilgers: Pemain Malas
- Cara Membersihkan Bunga Es dengan Aman dan Cepat Tanpa Merusak Freezer
- Daihatsu Kenalkan Mobil 120 Jutaan, 1 Liter Jalan 27 Km
- Di Bursa Capres 2029: Elektabilitas Dedi Mulyadi Tembus 42 Persen, Ungguli Prabowo
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
BRI Hadirkan Semarak Merah Putih di Desa BRILiaN Balbar Sofifi, UMKM Turut Rasakan Manfaatnya
-
Warga Agam Temukan Tengkorak-Tulang Manusia di Sawah, Diduga Korban Bencana
-
Sumbar Kirim 2,1 Ton Rendang ke NTT
-
Kisah Haru PMI Yuni, BRI Pertemukan dengan Ibunya Setelah 10 Tahun Bekerja di Taiwan
-
BRImo Taiwan, Langkah BRI Dekatkan Layanan Kepada Pekerja Migran Indonesia