SuaraSumbar.id - Gubernur Sumatera Barat (Mahyeldi) resmi mengukuhkan sembilan Penjabat sementara (Pjs) kepala daerah kabupaten/kota, serta menyerahkan tugas gubernur kepada Wakil Gubernur Audy Joinaldy, yang ditunjuk oleh Mendagri sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Gubernur Sumbar hingga 25 November 2024.
"Pjs adalah penyambung kepemimpinan di daerah masing-masing dalam proses demokrasi," kata Mahyeldi, Selasa (24/09/2024).
Ia menekankan pentingnya peran Pjs bupati/wali kota dalam menjaga stabilitas pemerintahan selama tahapan Pilkada 2024 berlangsung.
Mahyeldi meminta seluruh Penjabat sementara yang baru dilantik untuk menjalankan tugas mereka dengan penuh tanggung jawab serta memotivasi seluruh ASN di daerah masing-masing agar tetap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Para Pjs juga diharapkan bisa menjaga hubungan yang baik dengan Forkopimda dan pemangku kepentingan lainnya di daerah," katanya.
Sembilan Pjs yang dilantik berdasarkan Keputusan Mendagri Nomor 100.2.1.3-3794 tahun 2024 adalah Adib Alfikri sebagai Pjs Bupati Solok Selatan, Maifrizon sebagai Pjs Bupati Sijunjung, Arry Yuswandi sebagai Pjs Bupati Tanah Datar, Ahmad Zakri sebagai Pjs Bupati Lima Puluh Kota, Erasukma Munaf sebagai Pjs Bupati Pesisir Selatan, Endrizal sebagai Pjs Bupati Agam, Edi Dharma Syafni sebagai Pjs Bupati Pasaman, Akbar Ali sebagai Pjs Bupati Solok, dan Hani Syopiar Rustam sebagai Pjs Wali Kota Bukittinggi.
"Kepada Pjs ditumpangkan seluruh tanggung jawab dalam pelaksanaan pemerintahan daerah serta pelayanan publik. Sebagai pejabat yang dipilih, Pjs harus mampu membangun komunikasi yang baik dengan Forkopimda dan elemen masyarakat lainnya," tegas Mahyeldi.
Selain itu, Mahyeldi menekankan pentingnya menjaga netralitas ASN selama masa Pilkada 2024. Para Penjabat sementara juga diminta untuk berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu setempat guna memastikan kelancaran proses demokrasi di daerah mereka. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Puncak Musim Hujan Masih Berlangsung, Gubernur Sumbar Imbau Warga Waspadai Bencana Susulan
-
Seperti Kabinetnya, Prabowo Ingin 'Ospek' Para Kepala Daerah Hasil Pilkada Serentak 2024
-
Berapa UMP Sumbar 2025? Kenaikannya Tak Sampai Rp 200 Ribu!
-
Pesan Pemuda NTT Pasca Pilkada 2024: Jaga Persatuan, Dukung Kepala Daerah Terpilih
-
Bawaslu Tegaskan Formulir C6 Hanya Undangan untuk Memilih, Bukan Syarat Mutlak Bisa Ikut Mencoblos
Terpopuler
- 5 HP Murah dengan NFC Harga Rp1 Jutaan untuk Multitasking dan Transaksi Cashless Lancar
- 6 Shio yang Menarik Keberuntungan 14 Juli 2026, Banyak Teka-teki Akhirnya Terjawab
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Potensi Menang Praperadilan: Siasat Redam Konflik Polri-Kejagung
Pilihan
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
-
Kejagung Akhirnya Buka Suara Soal Temuan 74 Kg Emas di Rumah Febrie Adriansyah: Kami Tak Tahu
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
Terkini
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang
-
Siswa MAN 3 Padang Belajar Rakit Bom dari Internet
-
Fakta Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang, Dikenal Pendiam dan Sering Absen
-
Polisi Ungkap Siswa Pembawa Bom Rakitan di MAN 3 Padang Diduga Korban Bullying