SuaraSumbar.id - Telah satu minggu berlalu sejak penemuan jenazah Nia Kurnia Sari, gadis penjual gorengan berusia 18 tahun yang ditemukan meninggal dalam kondisi terkubur di area terpencil di Kecamatan Kayu Tanam, Padang Pariaman, Sumatera Barat.
Tragedi yang menimpa Nia ini mengejutkan banyak pihak, mengingat ia sebelumnya dinyatakan hilang sejak Jumat (6/9/2024).
Menurut laporan keluarga kepada Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Padang Pariaman, Nia tidak kunjung pulang setelah berangkat menjual gorengan di sore hari.
Meskipun cuaca mendung dan hujan mengguyur, Nia yang dikenal gigih ini tetap melanjutkan rutinitas berkeliling menjajakan gorengannya.
Kakak Nia, Rini Mahyuni, menjelaskan bahwa Nia biasanya pulang sekitar pukul 18.00 hingga 18.30 WIB. Namun, pada hari kehilangannya, Nia tak juga pulang meski cuaca buruk. Kecemasan keluarga semakin memuncak saat tak ada kabar sama sekali hingga pukul 20.00 WIB.
Tim gabungan dari BPBD, TNI, Polri, dan Tagana, bersama warga setempat, langsung melakukan pencarian intensif. Mereka menyisir rute yang biasa dilalui Nia selama berjualan. Pencarian ini berlangsung hingga dini hari dan dilanjutkan keesokan harinya.
Penemuan pertama adalah barang-barang jualan Nia yang berserakan di tanah, hanya 100 meter dari rumahnya. K
oordinator Tagana Padang Pariaman, Dona Debra, mengungkapkan bahwa temuan tersebut memicu kecurigaan adanya tindak kejahatan.
Pencarian berlanjut hingga hari ketiga, di mana tim gabungan menemukan dahan pohon patah dan bekas seluncuran di lereng bukit.
Baca Juga: Masih Diburu Polisi, Ini Dia Tampang Pembunuh Nia Gadis Penjual Gorengan
Tidak jauh dari situ, mereka menemukan ikat rambut dan tali rafia merah yang menjadi kunci utama dalam mengungkap keberadaan jenazah Nia.
Setelah penemuan ini, tim gabungan menggali sebuah gundukan tanah di dekat lokasi barang bukti ditemukan. Mereka menemukan jenazah Nia terkubur tanpa busana, dalam posisi terlipat yang memprihatinkan.
Kapolres Padang Pariaman, AKBP Ahmad Faisol Amir, membenarkan bahwa jenazah tersebut adalah Nia Kurnia Sari.
Jenazah langsung dibawa ke RS Bhayangkara Kota Padang untuk dilakukan autopsi, guna investigasi lebih lanjut mengenai penyebab kematian.
Komunitas di Nagari Guguak dan sekitarnya terguncang dengan tragedi ini, dan saat ini tengah berduka. Nia, yang dikenal sebagai gadis yang tidak malu bekerja keras untuk keluarganya dan memiliki cita-cita melanjutkan pendidikan, meninggalkan banyak kenangan dan pertanyaan yang belum terjawab tentang kejadian tragis tersebut.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Masih Diburu Polisi, Ini Dia Tampang Pembunuh Nia Gadis Penjual Gorengan
-
Dari Jualan Gorengan hingga Raih Peringkat 1, Ini Kisah Inspiratif Nia yang Tewas Tragis
-
Keluarga Penjual Gorengan Sewa Mediator Jin, Sebut Nia DIkubur Hidup-hidup
-
Diburu Polisi! Pelaku Pembunuhan Keji Penjaja Gorengan di Padang Pariaman Diduga Kabur ke Hutan
-
Kasus Nia Penjual Gorengan: Fakta-Fakta Terbaru dari Penyelidikan Polisi
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Mau Tukar Valas Sebelum ke Luar Negeri? Cek Lokasi BRI Money Changer Terdekat
-
Penertiban Warung Diduga Jual Minol di Padang, Dua Anggota Satpol PP Terluka
-
Serunya Pestapora 2026 Bareng BRImo, Hadir dengan Ragam Program Menarik
-
Korban Terakhir Banjir Bandang Solok Ditemukan Meninggal, Operasi SAR Dihentikan
-
Tinjau Lokasi Banjir Bandang Solok, Gibran Pastikan Keselamatan dan Kebutuhan Warga Terpenuhi