SuaraSumbar.id - Universitas Andalas (UNAND) kembali berkontribusi dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2024 dengan menggunakan tinta dari tanaman gambir yang merupakan hasil inovasi kampus tersebut.
Rektor UNAND, Efa Yonnedi, mengumumkan bahwa tinta ini akan digunakan di 10 provinsi di Indonesia pada 27 November mendatang.
Dalam perayaan Dies Natalis ke-68 Universitas Andalas yang berlangsung pada Jumat (13/9/2024), Efa Yonnedi mengatakan, "Untuk Pilkada 2024, tinta gambir hasil inovasi UNAND kembali dipercaya untuk digunakan di 10 provinsi dengan jumlah sebanyak 105.000 botol."
Tinta gambir yang dikembangkan oleh Prof. Dr. Apt Amri Bakhtiar, M.Dess, seorang dosen di UNAND, telah mendapatkan kepercayaan yang luas atas kualitas dan keamanannya.
"Hasil inovasi ini telah diadopsi dalam beberapa pemilihan sebelumnya, termasuk Pemilu Presiden dan Legislatif yang digunakan di 35 provinsi serta 94 TPS luar negeri dengan jumlah 1 juta botol tinta gambir," tambah Efa.
Pada pemungutan suara ulang (PSU) Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI di Sumatera Barat yang berlangsung Juli lalu, tinta gambir ini juga digunakan dengan jumlah 36.000 botol.
Produksi tinta gambir ini melibatkan kerjasama dengan perusahaan swasta yang bertindak sebagai mitra produsen, sedangkan UNAND menerima royalti dari hasil kerjasama tersebut.
"Kami berupaya untuk mendorong semakin banyak inovasi yang dilahirkan oleh dosen-dosen UNAND yang tidak hanya berdampak akademik tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ujar Efa Yonnedi.
Inisiatif ini diharapkan dapat mempromosikan penggunaan produk berbasis riset lokal yang ramah lingkungan dan mendukung keberlanjutan pengembangan sains dan teknologi di Indonesia.
Baca Juga: Dugaan Muatan Politis di Balik Aksi Tuntut KPU? Calon Wali Kota Payakumbuh Angkat Bicara
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Dugaan Muatan Politis di Balik Aksi Tuntut KPU? Calon Wali Kota Payakumbuh Angkat Bicara
-
Pendaftaran Ulang di Pilkada Dharmasraya: Adi-Romi Siap Bertarung
-
Satu Nagari Satu Wirausaha: Gebrakan Mahyeldi-Vasko untuk Ekonomi Sumbar Mandiri
-
Dharmasraya Memanas! Perebutan Kursi Bupati Berlanjut, KPU Buka Pendaftaran Lagi
-
Vasko Ruseimy: Bila Ketemu Saya di Jalan, Panggil Nama Saja
Terpopuler
- Honor X7d Resmi Meluncur di Indonesia, HP Tangguh 512GB, Baterai Awet 6500mAh, Harga Rp4 Jutaan
- 7 Parfum Tahan Lama di Indomaret, Wangi Mewah tapi Harga Ramah
- Anggota DPR Habiburokhman sampai Turun Tangan Komentari Kasus Erin Taulany vs eks ART
- 5 Cushion Anti Longsor 24 Jam, Makeup Tahan Lama Meski Cuaca Panas
- 8 Sepatu Skechers yang Diskon di MAPCLUB, Bisa Hemat hingga Rp700 Ribu
Pilihan
-
Eks Wamenaker Noel Ebenezer Dituntut 5 Tahun Penjara!
-
'Desa Nggak Pakai Dolar' Prabowo Dikritik: Realita Pahit di Dapur Rakyat Saat Rupiah Tembus Rp17.600
-
Babak Baru The Blues: Menanti Sihir Xabi Alonso di Tengah Badai Pasang Surut Karirnya
-
Maut di Perlintasan! Kereta Hantam Bus di Bangkok hingga Terbakar, 8 Orang Tewas
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
Terkini
-
Gunung Marapi Erupsi Lagi, Semburkan Abu 500 Meter: PVMBG Peringatkan Ancaman Lahar Dingin Mengintai
-
Tubuh Mungil Penuh Luka: Balita 3 Tahun Dirawat Intensif Usai Dianiaya Ayah Sambung
-
Longsor Maut Tambang Emas Ilegal di Sijunjung: Polisi Buru Pemodal dan Operator
-
Kronologi Longsor Maut Tambang Emas Ilegal Sijunjung: Tebing 30 Meter Tiba-tiba Runtuh
-
9 Orang Tewas Akibat Longsor Tambang Emas Ilegal di Sijunjung