SuaraSumbar.id - Pembukaan kembali jalur Lembah Anai telah memberikan dampak positif terhadap perkembangan inflasi di Sumatera Barat, dengan beberapa kabupaten dan kota mengalami deflasi pada Juli 2024.
Hal ini diumumkan oleh Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Barat, Mohamad Abdul Majid Ikram, yang menyoroti penurunan harga komoditas pangan sebagai penyumbang utama deflasi.
Deflasi di Sumatera Barat terutama dipicu oleh penurunan harga dalam kelompok makanan, minuman, dan tembakau, yang mencatat deflasi sebesar -3,34 persen (mtm) dengan andil deflasi -1,14 persen (mtm).
"Kelompok komoditas seperti cabai merah, bawang merah, dan daging ayam ras menjadi dominan dalam kontribusi deflasi," ungkap Ikram.
Menurut Ikram, penurunan harga ini terjadi akibat peningkatan pasokan dari dalam dan luar daerah, serta efisiensi biaya logistik yang didorong oleh operasional kembali jalan nasional utama Padang-Bukittinggi via Padangpanjang.
“Pembukaan jalur Lembah Anai telah memperlancar distribusi barang dan turut menekan biaya logistik,” jelasnya.
Selain itu, deflasi juga didorong oleh kelompok transportasi yang mengalami penurunan harga, khususnya tarif angkutan udara.
Di sisi lain, inflasi yang lebih tinggi di sektor pendidikan, yang mencapai 1,03 persen (mtm), bertahan karena kenaikan biaya pendidikan yang sesuai dengan momentum tahun ajaran baru.
Kabupaten Pasaman Barat tercatat mengalami deflasi tertinggi sebesar -1,74% (mtm) pada bulan Juli, menunjukkan perbaikan yang signifikan dari inflasi sebesar 0,10% (mtm) yang tercatat pada bulan sebelumnya.
Baca Juga: Perbaikan Jalan Lembah Anai Padang-Bukittinggi Percepat Pertumbuhan Ekonomi Sumbar, Ini Kata BI
Sementara itu, Kota Padang dan Kabupaten Dharmasraya juga mencatatkan deflasi masing-masing sebesar -0,87% dan -1,52%.
Ikram menambahkan, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) Sumatera Barat terus berkomitmen untuk mengendalikan inflasi di kisaran target 2,5±1% (yoy).
“Kami terus berupaya memperkuat koordinasi dan mengimplementasikan program pengendalian inflasi pangan secara lebih efektif, yang kami harap dapat mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan di Sumatera Barat,” tutupnya.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Perbaikan Jalan Lembah Anai Padang-Bukittinggi Percepat Pertumbuhan Ekonomi Sumbar, Ini Kata BI
-
Tegas! Pengendara Dilarang Keras Berhenti Saat Melintas di Lembah Anai Padang-Bukittinggi, Ini Kata Polisi
-
Jalan Lembah Anai Padang-Bukittinggi Dibuka 21 Juli, Polda Sumbar: Sistemnya Buka Tutup!
-
Gubernur Sumbar Pantau Uji Coba Jalan Lembah Anai Padang-Bukittinggi, Masyarakat Tetap Wajib Waspada!
-
Uji Coba Jalan Lembah Anai Padang-Bukittinggi Digelar 2 Hari, Semua Jenis Kendaraan Bebas Lewat
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
-
Mundur Berjamaah, Petinggi OJK dan BEI Kalah dengan Saham Gorengan?
-
Kisah Pilu Randu Alas Tuksongo, 'Raksasa yang Harus Tumbang' 250 Tahun Menjadi Saksi
Terkini
-
5 Lipstik Glossy Tahan Lama, Kilau Mewah dan Harga Terjangkau
-
7 Lipstik Merah Favorit, Cocok Dipakai Sehari-hari
-
Kunci Jawaban PKN Kelas 9 Halaman 128, Bahas Pelestarian Bahasa Ibu di Perkotaan
-
Pemerintah Kebut Sumur Bor di Masjid Sumbar Jelang Ramadhan, Ini Alasannya
-
CEK FAKTA: Viral Jokowi Berdoa di Kuil Hindu Tirumala India, Benarkah?