SuaraSumbar.id - Penjaga gawang Timnas U-19, Ikram Alghifari, pulang kampung ke Sumatera Barat (Sumbar). Dia pun menyempatkan diri berkunjung ke kediaman Bupati Pesisir Selatan, Rusma Yul Anwar, pada Sabtu (3/8/2024).
Nama Ikram Alghifari sedang jadi buah bibir publik Sepak Bola Tanah Air usai membawa Timnas Indonesia juara Piala AFF U-19 2024. Dia jadi kiper terbaik Piala AFF U-19 2024.
Bupati Pessel, Rusma Yul Anwar mengaku bangga karena remaja 18 tahun itu merupakan putra asal Jinang Kampung Pansur, Kecamatan IX Tarusan, Kabupaten Pesisir Selatan.
Bupati berharap, keberhasilan Ikram di tingkat nasional ini menjadi sebuah motivasi bagi pesepakbola muda lainnya yang ada di Sumbar khususnya Pesisir Selatan.
"Saya harap dengan kiprah ananda Ikram ini bisa mendorong sekaligus memberikan motivasi semangat tinggi bagi potensi atlet muda lainnya yang ada di Pessel," ungkap Rusma Yul Anwar, dikutip Senin (5/8/2024).
Menurutnya, selain prestasi dunia olahraga, nama Ikram juga bisa mengangkat nama daerah Pessel. "Terima kasih Ikram. Semangat terus, jaga kesehatan, jaga semangat dan kejar terus prestasi, jangan terpengaruh terhadap dunia lain untuk mencapai prestasi Ikram," ujarnya.
Ikram juga menyampaikan terima kasihnya kepada bupati Pessel atas apresiasi dan motivasi yang sampaikan kepada diri nya.
Ia mengakui, bahwa pertemuan khusus dalam bingkai silaturahmi itu menjadi sebuah momen sangat berkesan bagi nya. "Kesempatan untuk bertemu langsung dengan Bapak Bupati ini sangat luar biasa bagi saya," katanya.
Profil Ikram Alghifari
Ikram Alghifari lahir di Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) pada tanggal 6 Januari 2006. Kiper dengan tinggi 185 cm itu merupakan anak sulung dari 6 orang bersaudara. Semua adiknya laki-laki.
Ikram Alghifari pernah bersekolah di SMP Negeri 1 Tarusan, Pesisir Selatan. Kemudian, melanjutkan sekolahnya di SMA Negeri 4 Padang. Dia juga menempuh pendidikan sepak bola di Sekolah Sepak Bola (SSB) Remaja Tarusan.
Sejak kecil, Ikram sudah memiliki minat yang tinggi terhadap sepak bola. Setelah menekuni sepak bola di SSB Remaja Tarusan 2016, Ikram terpilih sebagai siswa di Pusat Pembinaan dan Latihan Pelajar (PPLP) Sumatera Barat (Sumbar) tahun 2021.
Tahun 2021-2022, Ikram pernah bergabung di PSP Padang U-15. Kemudian, pada 3 November 2022, Ikram direkrut oleh klub Liga 2 Indonesia, Semen Padang FC. Debutnya di Timnas U-17 pada 31 Agustus 2023 dan berlaga di Piala Dunia U-19 2023 di Indonesia.
Ikram Alghiffari telah mewakili Indonesia di level U-17. Dia adalah salah satu dari dua pemain dari Sumatera Barat yang terpilih untuk memperkuat Tim Nasional (Timnas) Indonesia di ajang Piala Dunia U-17. Sebelumnya Ikram juga lolos sebagai penjaga gawang Timnas Indonesia U-16 pada tahun 2022.
Ikram Alghifari telah menunjukkan potensi besar dan diharapkan dapat terus berkembang menjadi pemain profesional. Dia telah memperkuat Timnas Indonesia hingga level junior dan diharapkan akan terus memperkuat Timnas Indonesia hingga level senior.
Terpopuler
- 11 Merek Sepatu Lari Buatan Indonesia yang Populer, Kualitas Lokal Tak Bisa Diremehkan
- Penjelasan Polda Sulsel Terkait Kabar Penangkapan Basri Kajang
- Bagaimana Dody Hanggodo Memanfaatkan Kekuasaannya sebagai Menteri di Kementerian PU
- 5 HP Murah Kamera Bagus Sesuai Review untuk Foto dan Video, Mulai Rp1 Jutaan
- 3 Parfum Mykonos Paling Wangi dengan Aroma Clean dan Tahan Lama Menurut Review Pembeli
Pilihan
-
Tersangka Don Ritto Dikawal Rantis Brimob saat Tiba di Kejagung, Emas hingga Brankas Ikut Dibawa
-
Banggar DPR Dorong Sinkronisasi Belanja Pusat dan Daerah untuk Percepat Pembangunan Jawa Timur
-
Isu Mutasi Besar-besaran di Kementerian PU Buntut Dokumen Menteri Dody Tersebar
-
Gianni Infantino Resmi Digugat! Hubungan Gelap dengan Donald Trump Dibongkar
-
Niat Hindari Ribut dengan Alasan Beli Kuota, Pria Palembang Malah Dikejar dan Ditembak
Terkini
-
Kursumawati Sukses Bangun Kepercayaan Warga sebagai Agen BRILink di Simalungun
-
Tidak Ada Toleransi, Kapolda Sumbar Bakal Pecat Polisi yang Terlibat Narkoba
-
Warga Agam Diduga Jadi Korban Penyekapan di Myanmar dan Memohon Pulang
-
PBHI Serahkan Data Baru ke Ombudsman, Soroti Dokumen Kebencanaan Izin Tambang Andesit Kasang
-
Psikolog Ungkap Pencegahan Bullying Tak Cukup dengan Hukuman, Berkaca dari Kasus MAN 3 Padang