SuaraSumbar.id - Pemerintah Kabupaten Agam, Sumatera Barat (Sumbar), menyebutkan jumlah hewan kurban berupa sapi dan kambing untuk Idul Adha 1445 H/ 2024, mencapai sekitar 5.000 ekor.
"Rinciannya, 4.900 ekor sapi dan 100 ekor kambing. Pada Idul Adha 2023 lalu, pemotongan hewan kurban sebanyak 5.555 ekor tersebar di 16 kecamatan," kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan dan Kesmavet Dinas Pertanian Agam, Sri Hilmayeni Tri Putri, dikutip Rabu (5/6/2024).
Menurutnya, berkurangnya pemotongan hewan kurban tahun ini karena faktor bencana alam, terutama banjir lahar dingin Gunung Marapi yang membuat rumah warga porak-poranda hingga menelan puluhan orang korban jiwa di daerah tersebut.
Jumlah tersebut diperoleh berdasarkan pendataan yang dilakukan sejumlah pedagang hewan kurban dan pasar ternak di Agam. Diketahui, penjualan pedagang masih sepi beberapa hari menjelang Idul Adha.
"Transaksi masih sedikit di sejumlah pedagang dan di beberapa masjid jumlah hewan kurban juga kurang dari tujuh ekor, sekarang masih empat ekor," katanya.
Ia mengatakan, untuk persediaan hewan kurban di Agam tersedia dan pedagang telah menyediakan di kandang mereka.
Hewan kurban itu berasal dari ternak petani di Agam dan bahkan dari provinsi tetangga yakni Lampung dan Sumatera Utara. "Persediaan sapi aman karena didatangkan dari Sumatera Utara dan Lampung," katanya.
Salah seorang pedagang sapi Lukman Sutan Syarif mengatakan penjualan sapi kurban masih kurang dua minggu menjelang Idul Adha.
Pada hari pasar, tambahnya, ia membawa tiga ekor sapi dan hanya terjual satu ekor. Biasanya Idul Adha tahun lalu sudah habis terjual.
"Peminat berkurang pada Idul Adha tahun ini," katanya. (Antara)
Berita Terkait
-
Ratusan Rumah Luluh Lantak, Pemkab Agam Membutuhkan 525 Huntara Bagi Korban Banjir
-
Kisah Pria Sampai Sewa Alat Berat Sendiri, Demi Temukan Jasad Ibu yang Tertimbun Longsor di Agam
-
Update Terbaru Banjir Bandang dan Longsor Agam: 86 Orang Meninggal, 88 Orang Hilang, 2.500 Mengungsi
-
Video Longsor dan Banjir Bandang Terjang Danau Maninjau, Rumah Hancur dan Jalan Amblas
-
Detik-detik Warga Agam Bertemu Harimau Sumatera Saat Buru Babi, Tubuh Gemetar di Atas Pohon Setinggi 15 Meter!
Terpopuler
- Mengapa Pertalite Mau Dihapus?
- Tak Ikut Aksi Bareng Mahasiswa di Bundaran HI Hari Ini, Said Iqbal Ungkap Alasan Buruh
- Kaki Masih Pegal Setelah Lari? Ini 5 Sepatu Recovery Run Lokal dengan Review Terbaik
- Apa Itu Sepatu Hybrid? Ini 5 Rekomendasi Buatan Lokal Terbaik dan Serbaguna
- Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
Pilihan
-
Aliansi Rakyat Memanggil Kritik Sederet Program Pemerintah, Tuntut Prabowo-Gibran Lengser
-
Hasil Piala Dunia 2026: Hajar Paraguay, Start Sempurna Amerika Serikat
-
Neymar Dipastikan Absen di Piala Dunia 2026, Kesalahan Pertama Ancelotti
-
Thamrin Lumpuh Total, Massa Aksi Mengular hingga Dukuh Atas Hingga Jumat Malam
-
Ngotot Mau Demo di Bundaran HI Meski Dihadang Aparat, Mahasiswa: Istana dan DPR Tak Mendengar Kami!
Terkini
-
Buyback Rp500 Miliar Digelar Hingga September 2026, BRI Pastikan Modal Tetap Solid
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui