SuaraSumbar.id - Satuan Narkoba Polres Payakumbuh berhasil mengamankan pasangan suami istri (pasutri) yang diduga kuat menjual dan mengedarkan narkotika jenis sabu-sabu. Penangkapan tersebut terjadi pada Minggu (5/5) dini hari sekitar pukul 02.50 WIB.
Kasat Narkoba Polres Payakumbuh, Iptu Aiga Putra, mengungkapkan bahwa belasan paket narkotika jenis sabu-sabu ditemukan di rumah pasutri tersebut.
"Betul, belasan paket sabu siap edar tersebut memang akan dijual sesuai pernyataan tersangka yang berhasil kita gali," ujar Iptu Aiga, dikutip hari Selasa (3/6/2024).
Penangkapan bermula dari informasi masyarakat yang melaporkan adanya transaksi narkotika jenis sabu di sekitar Kelurahan Padang Tangah, Payakumbuh Barat.
Berdasarkan informasi tersebut, polisi melakukan penyelidikan dan berhasil mengamankan salah satu tersangka berinisial Igaf (28) saat menunggu calon pembeli berinisial "I".
Pada badan tersangka, polisi menemukan satu paket narkotika jenis sabu yang dibungkus dengan plastik bening.
Tidak berhenti di situ, polisi kemudian melakukan pengembangan ke rumah tersangka di Kelurahan Padang Datar untuk melakukan penggeledahan.
Saat akan memasuki rumah, polisi melihat seorang perempuan berlari sambil membawa plastik kresek dari dalam rumah ke luar.
Polisi langsung mengejar perempuan tersebut dan mendapati bahwa perempuan berinisial ES (31), yang diketahui sebagai istri dari tersangka Igaf, membawa narkotika jenis sabu yang dibungkus dalam plastik kresek.
Baca Juga: Polisi Gerebek Rumah di Painan Selatan, Isinya Bikin Syok
"ES tidak mengakui bahwa dirinya terlibat dalam bisnis haram suaminya. Namun, kita tetap amankan untuk dilakukan pendalaman di Mapolres Payakumbuh," terang Iptu Aiga.
Tersangka Igaf mengaku mendapatkan narkotika jenis sabu tersebut dari seseorang bernama Rino (DPO) dengan harga Rp9.000.000.
"Modusnya masih sama, terima barang dahulu untuk kemudian dijual baru disetor kepada pemasok barang," tambah Kasat Narkoba.
Dengan adanya penangkapan ini, Sat Narkoba Polres Payakumbuh berharap dapat memutus mata rantai peredaran narkotika di wilayah tersebut dan terus berkomitmen dalam memberantas peredaran narkoba demi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Polisi Gerebek Rumah di Painan Selatan, Isinya Bikin Syok
-
Pj Wali Kota Payakumbuh Diganti, Gubernur Sumbar Ingatkan Soal Ini
-
Pemuda di Sungai Geringging Ditangkap karena Kecanduan Pil Anjing
-
Pria di Payakumbuh Ditangkap Saat Menggendong Anak, di Kantongnya Ada Sabu
-
Dua Orang Ditangkap Tim Phantom Polres Payakumbuh saat Transaksi Sabu, Satu Lainnya Kabur
Terpopuler
- 5 Kulkas 1 Pintu Anti Bunga Es dan Hemat Listrik, Harga Mulai Rp1 Jutaan
- Tok! Panja DPR Sepakati RUU Polri: Usia Pensiun Bintara 59 Tahun, Perwira 60 Tahun
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Beda Cushion Wardah Colorfit Hijau dan Krem: Intip Harga, Kandungan, dan Manfaatnya
Pilihan
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
-
Derita Masyarakat RI Bertambah Kini Harga Pertamax Naik, Apa yang Harus Dilakukan?
-
Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
-
Namanya Terseret Isu Dugaan Korupsi BGN, Yahya Golkar: Semua Anggota Komisi IX DPR Tak Terlibat!
-
Perhatian! Harga Pertamax Naik Jadi Rp 16.250/Liter
Terkini
-
Petani di Pulau Simeulue Aceh Tunda Penanaman Padi, Kenapa?
-
Heboh Teror 'Pocong Begal' di Solok, Polisi Bilang Hoaks
-
JEMBATAN Soroti Persekusi Mahasiswa di PNJ dan UNP: Kampus Harus Jadi Ruang Aman Bebas Diskriminasi
-
Mau Mendaki Gunung? Ini Panduan yang Wajib Anda Ketahui
-
Kunjungan Wisatawan ke Sumbar April 2026 Menurun, Hotel Berbintang Justru Catat Kenaikan Hunian