SuaraSumbar.id - Seorang Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Mukomuko, Bengkulu, dan rekannya yang hilang di aliran Sungai Selaut, Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat (Sumbar) belum ditemukan hingga hari ini.
ASN itu bernama Toni Hidayat (37), ASN Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Mukomuko. Sedangkan rekannya bernama Dani (20), pekerja panen buah sawit asal Selaut, Kabupaten Pesisir Selatan.
Mereka dilaporkan hilang setelah perahu berisi tandan buah segar (TBS) kelapa sawit yang ditumpanginya karam di aliran Sungai Batang Selaut pada Kamis (10/5/2024) lalu.
Informasi terbaru, BPBD Mukomuko menarik personelnya yang ikut membantu mencarian di aliran sungai tersebut. "Personel sudah ditarik ke pangkalan karena baling-baling speedboat milik BPBD rusak sehingga tidak bisa digunakan untuk mencari korban," kata Kabid Kedaruratan BPBD Kabupaten Mukomuko, Ahmad Hidayat Syah, Rabu (15/5/2024).
BPBD Mukomuko sebelumnya menurunkan personelnya untuk membantu mencari ASN asal daerah ini dan rekannya yang hilang di aliran Sungai Batang Selaut.
ASN asal Kabupaten Mukomuko itu datang ke Pesisir Selatan untuk memanen buah sawit di lahan perkebunannya. Mereka melansir sawit menggunakan perahu untuk menyeberangi Sungai Selaut.
Sampai hari ketujuh pencarian, belum ditemukan tanda-tanda keberadaan dua orang yang hilang di Sungai Batang Selaut.
"Kalau kami dari BPBD cuma membantu kalau Pos SAR Mukomuko tidak turun karena itu wilayah Pesisir Selatan, kecuali Basarnas Pesisir Selatan minta bantuan," ujarnya.
Ia mengatakan, hari ketujuh bisa jadi hari terakhir Basarnas melakukan pencarian karena sampai sekarang belum ada tanda-tanda keberadaan dua korban hilang di Sungai Batang Selaut.
Ia menambahkan, kalau memang nanti ada informasi terbaru dari masyarakat yang mengabarkan ada tanda-tanda korban, maka pihak Basarnas bisa turun lagi untuk melakukan evakuasi.
Selanjutnya, ia mengatakan, pihaknya tetap berkoordinasi dengan Basarnas di wilayah Kabupaten Pesisir Selatan untuk mendapatkan informasi terbaru terkait keberadaan ASN asal daerah ini yang hilang di Sungai Batang Selaut. (Antara)
Berita Terkait
-
Berkah Ramadhan: BRI Salurkan Ratusan Paket Sembako untuk Fakir Miskin & Santri di Mukomuko
-
Pemkab Mukomuko Ngaku Diretas Situs Judi Online, PNS Gigit Jari karena Tak Bisa Cairkan Duit
-
Terpergok Mesum di Masjid, Pria Sesama Jenis Ini Langsung Digelandang Warga ke Kantor Polisi
-
Sekeluarga Meninggal Karena DBD Di Bengkulu, Kemenkes Turunkan Tim Khusus
-
Wabup Mukomuko Bengkulu Kecelakaan, Mobil Dinas Fortuner Vs Pajero Adu Banteng Di Jalan
Terpopuler
- 5 Sampo Penghitam Rambut di Indomaret, Hempas Uban Cocok untuk Lansia
- 5 Mobil Kecil Bekas yang Nyaman untuk Lansia, Legroom Lega dan Irit BBM
- 7 Mobil Bekas untuk Grab, Mulai Rp50 Jutaan: Nyaman, Irit dan Tahan Lama!
- 5 Mobil Suzuki dengan Pajak Paling Ringan, Aman buat Kantong Pekerja
- 5 Mobil Bekas Rekomendasi di Bawah 100 Juta: Multiguna dan Irit Bensin, Cocok Buat Anak Muda
Pilihan
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
-
Purbaya Merasa "Tertampar" Usai Kena Sindir Prabowo
Terkini
-
Izin BPR Suliki Gunung Mas Dicabut, LPS Siapkan Pembayaran Simpanan Nasabah
-
Ribuan Warga Agam Masih Mengungsi, Dampak Banjir Bandang dan Longsor Belum Tuntas!
-
CEK FAKTA: Tautan Pendaftaran CPNS Dinas Perhubungan 2026 Viral di Medsos, Benarkah Resmi Dibuka?
-
Kondisi Nenek Saudah Penolak Tambang di Pasaman yang Dianiaya, Masih Dirawat di RS
-
Kekayaan Yaqut Cholil Qoumas, Menag Era Jokowi Resmi Tersangka Korupsi Kuota Haji