SuaraSumbar.id - Banjir lahar dingin yang melanda kawasan Nagari Bukik Batabuah, Kabupaten Agam, dilaporkan disebabkan oleh penyumbatan aliran sungai di bawah jembatan yang menuju Kantor Wali Nagari Bukik Batabuah.
Kejadian ini terpantau pada hari ini, menyebabkan meluapnya air hingga memenuhi jalan utama dan memutus arus lalu lintas di wilayah tersebut.
Penyumbatan aliran sungai yang berlokasi di bawah jembatan sebelum Kantor Wali Nagari menjadi penyebab utama kejadian ini.
Warga setempat, Eriansyah, mengungkapkan aliran sungai yang biasanya sudah besar, kali ini membawa material lumpur dan kayu dalam jumlah yang lebih banyak, mengakibatkan penyumbatan dan akhirnya meluap ke jalan utama.
"Sebelumnya kadang-kadang air dari aliran sungai ini juga besar, tapi mungkin tadi karena membawa material lumpur dan kayu yang cukup banyak, sehingga tersumbat dan meluap," kata Eriansyah.
Ia juga menambahkan, di bawah jembatan terdapat beberapa pondasi yang membuat lubang aliran sungai menjadi cukup kecil untuk material yang dibawa dari gunung.
Kejadian ini menyoroti masalah lama yang telah disampaikan warga kepada pihak terkait, namun belum mendapatkan tindak lanjut yang memadai.
"Sebenarnya ini sudah lama dikatakan kepada pihak terkait, tapi tidak pernah di tindak lanjuti, beginilah jadinya kalau sudah hujan lebat," kata dia.
Warga berharap pemerintah dapat lebih memperhatikan keluhan masyarakat, khususnya di daerah-daerah yang rawan bencana seperti Nagari Bukik Batabuah.
Insiden ini menjadi pengingat penting bagi semua pihak untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan responsivitas terhadap potensi bencana, khususnya di daerah rawan bencana alam.
Kontributor : Rizky Islam
Berita Terkait
-
Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi, Banyak Mobil Terjebak
-
Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Lumpuhkan Jalur Padang Panjang - Bukittinggi
-
Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi, Jembatan Vital Agam Jebol!
-
BREAKING NEWS! Banjir Lahan Dingin Hantam Ribuan Warga Sekitar Gunung Marapi
-
Banjir Lahar Dingin Gunung Marapi Terjang Wilayah Sumbar, Jalur Utama Padang-Bukittinggi Tak Bisa Dilewati
Terpopuler
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
- Kunjungi Korban Gempa di NTT Hari Ini, Gus Miftah Gelontorkan Bantuan Rp500 Juta
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Borong Enam Penghargaan di Asia's Best Companies dan Finance Asia Awards 2026
-
Truk Rem Blong Kecelakaan di Silaing Bawah, Satu Korban Terjepit
-
BRI Perkuat Ekosistem Emas untuk Optimalkan Kekayaan Nasional
-
BRI Perkuat Ekosistem Digital Bisnis lewat Pembaruan Qlola New Skin
-
BRI Raih Rekor MURI Melalui Kolaborasi Kredit Kendaraan di 131 Lokasi Tanah Air